Sosialisasi bahaya kebakaran akan digencarkan. Tim BPBD akan keliling desa-desa. Memberikan edukasi praktis ke warga. Termasuk cara mengevakuasi diri dengan aman.
Solidaritas di Tengah Musibah
Musibah memang datang tanpa permisi. Namun solidaritas juga tumbuh di tengah puing. Warga desa tetangga berdatangan membawa bantuan. Makanan, pakaian, bahkan uang tunai.
Beberapa organisasi masyarakat turut membantu. Mereka menggelar dapur umum. Memastikan korban tidak kelaparan selama masa sulit.
"Ini wujud kemanusiaan," ujar salah satu relawan. "Hari ini mereka yang terkena. Besok bisa jadi kita."
BPBD menghargai partisipasi masyarakat. Namun tetap mengimbau agar penyaluran bantuan terkoordinir. Jangan sampai ada yang kelebihan sementara yang lain kekurangan.
Data korban dipublikasikan secara transparan. Siapa saja bisa lihat siapa yang sudah dapat bantuan. Mekanisme ini mencegah penyalahgunaan.
Pemerintah daerah juga membuka rekening donasi resmi. Bagi yang ingin membantu bisa transfer langsung. Dana akan dikelola transparan dan diaudit.
"Kami apresiasi semua bentuk bantuan," kata Kepala BPBD. "Tapi tetap harus terukur dan tercatat."
Baca Juga: 108 Keluarga Disabilitas Parigi Moutong Terima Bantuan, Kursi Roda hingga Modal Usaha
Artikel Terkait
Semeru Muntahkan Awan Panas Beruntun, Status Awas Diberlakukan
Di Balik Tren Thrifting: Anak Muda Tak Sekadar Cari Murah, Tapi Selamatkan 3.781 Liter Air Per Celana Jeans
108 Keluarga Disabilitas Parigi Moutong Terima Bantuan, Kursi Roda hingga Modal Usaha
Sidang Perdana Korupsi Rp165 Miliar, Nama Bobby Nasution Hilang dari Daftar 120 Saksi
Erupsi Gunung Semeru 19 November 2025, 300 Warga Dievakuasi - Tanggap Darurat 7 Hari Diberlakukan