Pemerintah daerah berencana memperkuat pengawasan. Koordinasi dengan aparat penegak hukum akan diintensifkan. Edukasi kepada masyarakat juga digalakkan. Agar mereka paham dampak jangka panjang tambang ilegal.
-
Pesan dari Sawah untuk Bangsa
Malam itu, sawah Desa Tada menjadi saksi. Saksi dari sebuah pilihan berani. Ketika banyak daerah tergoda emas sesaat, Parigi Moutong memilih jalan berbeda. Jalan yang lebih panjang. Namun berkelanjutan.
Traktor yang melaju di sawah bukan sekadar alat pertanian. Ia menjadi metafora perlawanan. Perlawanan terhadap keserakahan yang menggerus bumi. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan yang sering mengorbankan alam, Parigi Moutong mengibarkan bendera hijau.
Bendera yang menyuarakan satu pesan sederhana: kedaulatan pangan adalah kedaulatan bangsa. Dan kedaulatan itu dimulai dari sawah-sawah subur yang tetap lestari.
Bupati Erwin Burase menutup sambutannya dengan kalimat yang menggema. "Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang. Kita meminjamnya dari anak cucu kita."
Baca Juga: Gerindra Parimo Kembalikan Usulan Pansus WPR ke Pemda: Itu Urusan Internal Mereka