• Kamis, 4 Juni 2026

Badak Putih Baru Lahir di Kebun Binatang Arizona, Membawa Harapan Baru untuk Konservasi

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 23 Desember 2023 | 12:30 WIB
Badak Putih Baru Lahir di Kebun Binatang Arizona, Membawa Harapan Baru untuk Konservasi  Pada tanggal 7 November 2023, peristiwa langka terjadi di Kebun Binatang Arizona, Amerika Serikat, dengan kelahiran seekor badak putih untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.
Badak Putih Baru Lahir di Kebun Binatang Arizona, Membawa Harapan Baru untuk Konservasi Pada tanggal 7 November 2023, peristiwa langka terjadi di Kebun Binatang Arizona, Amerika Serikat, dengan kelahiran seekor badak putih untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Badak Putih Baru Lahir di Kebun Binatang Arizona, Membawa Harapan Baru untuk Konservasi

Pada tanggal 7 November 2023, peristiwa langka terjadi di Kebun Binatang Arizona, Amerika Serikat, dengan kelahiran seekor badak putih untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Bayi betina yang diberi nama Masiki atau Siki ini merupakan hasil dari perkawinan antara Zuri dan Maoto, pasangan badak putih yang mendiami Kebun Binatang tersebut.

Menurut pejabat dari Wildlife World Zoo, Aquarium, dan Safari Park, nama Masiki memiliki arti "topeng" dalam bahasa Bantu. Bahasa Bantu adalah rumpun bahasa yang digunakan oleh masyarakat Bantu di wilayah Afrika Tengah, Selatan, Timur, dan Tenggara.

Emily Kading, spesialis badak Wildlife World, menjelaskan bahwa Masiki sulit dipantau melalui USG karena telinganya selalu menghalangi, dan menarik perhatian dengan fakta bahwa telinganya adalah salah satu benda pertama yang bergerak setelah lahir.

Kebun Binatang Wildlife World, Akuarium & Taman Safari, yang terletak di Taman Litchfield, dekat Phoenix, memulai rencana penangkaran konservasi badak sekitar satu dekade lalu.

Proyek ini melibatkan impor tiga badak betina yang tidak berkerabat dan menjadi yatim piatu di Afrika Selatan, serta seorang badak jantan yang sebelumnya diimpor dari Taman Safari Kebun Binatang San Diego.

Presiden Wildlife World, Kristy Hayden, menyatakan bahwa kelahiran Masiki membuka garis keturunan baru yang akan memainkan peran penting dalam konservasi badak selama beberapa dekade mendatang.

Saat ini, populasi badak secara keseluruhan terancam, dengan jumlah mereka yang hidup di alam liar mencapai sekitar 27.000, dibandingkan dengan sekitar 500.000 pada awal abad ke-20.

Hayden juga mengungkapkan rasa syukur atas kemampuan Wildlife World untuk mengimpor induknya, Zuri, dari Afrika, di mana Zuri tidak lagi berisiko dibunuh oleh pemburu liar. Langkah ini memberikan lingkungan alami bagi Zuri dan Maoto untuk berkembang biak.

Wildlife World bekerja sama dengan American Institute of Rhinoceros Science (AIRS) untuk mendukung upaya konservasi badak. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan keragaman genetik dan melawan kepunahan badak.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi masa depan badak putih dan konservasi satwa liar secara keseluruhan.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB