Sulawesitoday - Banyak orang yang masih ragu. Apakah mobil matic kecil bisa diajak "berkelahi" dengan tanjakan terjal? Jawabannya: Bisa. Asal tahu caranya. Dan tahu mobil mana yang tepat.
Sekarang zamannya sudah beda. Teknologi sudah lari kencang. Dulu, mobil penggerak roda depan (FWD) dianggap loyo kalau ketemu tanjakan curam.
Katanya, kalau menanjak, bobot pindah ke belakang, lalu roda depan kehilangan traksi. Itu teori lama. Kini, dengan bantuan kontrol traksi dan ABS, mobil FWD sudah jauh lebih mumpuni.
Saya perhatikan, setidaknya ada beberapa "jagoan mungil" yang terbukti tangguh.
Lihat saja Toyota Raize atau Daihatsu Rocky yang 1.0 Turbo. Mesinnya memang cuma 1.000 cc. Tapi jangan salah, ada turbonya. Torsinya sudah muncul di putaran rendah. Ditambah transmisi CVT yang halus, tanjakan bukan lagi hantu yang menakutkan.
Lalu ada Honda Brio RS atau Honda Jazz. Mesin i-VTEC-nya itu terkenal responsif. Akselerasinya spontan. Meskipun tanpa turbo, bobotnya yang ringan membuatnya tidak terasa "ngeden" saat mendaki.
Ada juga si mungil yang unik: Suzuki Ignis. Dia pakai sistem AGS (Auto Gear Shift.) Rahasianya ada pada bobot yang sangat ringan dan ground clearance yang tinggi. Di tanjakan, bobot ringan itu membantu sekali.
Bahkan, ada yang sudah mencoba Mitsubishi Mirage di tanjakan ekstrem seperti Tanjakan SpongeBob di Bandung. Hasilnya? Bisa lewat. Kuncinya satu: kondisi mobil harus fit dan sopirnya harus punya skill.
Tapi, sehebat apa pun mobilnya, kalau salah cara bawanya, transmisi bisa "jebol".
Kesalahan fatal yang sering saya dengar adalah "gantung gas". Mobil berhenti di tanjakan, tapi ditahan pakai gas, bukan rem. Ini haram hukumnya. Akibatnya, oli matic bisa mendidih, kampas kopling bisa terbakar habis.
Lantas, bagaimana cara yang benar?
Pertama, jangan malas pindah ke gigi rendah. Gunakan posisi L, 1, atau 2 sebelum mulai menanjak. Ini penting agar transmisi tidak "bingung" mencari gigi ( hunting gear) yang bisa bikin mesin panas.
Kedua, gunakan rem tangan saat berhenti. Jangan cuma mengandalkan rem kaki, apalagi gas. Tarik rem tangan, pindah ke N kalau berhenti lama. Saat mau jalan lagi, injak gas sedikit sampai terasa ada tenaga, baru lepas rem tangan pelan-pelan.
Artikel Terkait
Lupa Password Telegram, Apakah Chat Hilang? Ini Cara Mengatasinya!
Cara Main Harvest Moon BTN di Android, Panduan Emulator Duckstation dan Cheat Lengkap
Waspada Phishing Inotify di Android! Kenali Benteng Keamanan Google Play Protect Terbaru
Waspada Penipuan Share Screen WhatsApp! Cara Pakai yang Aman Agar Saldo Tak Dikuras
Panduan Lengkap Atasi Gagal SMS Verifikasi dan OTP BNI Mobile Banking Terbaru