Sulawesitoday - WhatsApp itu luar biasa. Inovasinya tidak berhenti. Dulu hanya pesan teks. Lalu bisa telepon. Kemudian video call. Sekarang, ada lagi yang baru: share screen.
Maksudnya baik. Sangat baik. Kita bisa presentasi lewat ponsel. Bisa pamer dokumen Word, PPT, sampai PDF. Bahkan bisa buat panduan teknis kalau orang tua kita bingung pakai aplikasi. Praktis. Tidak perlu sewa Zoom yang ada batas waktunya.
Tapi, di balik kemudahan itu, ada bahaya yang mengintip. Nyata. Dan sudah banyak korbannya.
Modusnya halus sekali. Sering kali lewat social engineering. Pelaku menelepon, mengaku petugas bank, petugas pajak, atau aparat kelurahan. Suaranya meyakinkan. Gayanya mendesak. Katanya, data kita sedang diretas. Atau ada gangguan sistem.
Lalu, korban diminta melakukan video call. "Tolong nyalakan fitur berbagi layar untuk verifikasi," begitu rayuannya.
Begitu fitur itu aktif, tamatlah kita. Pelaku bisa melihat apa pun yang kita buka. Saldo rekening? Kelihatan. Kode OTP yang masuk lewat SMS? Terbaca. Bahkan saat kita mengetik password atau PIN mobile banking, pelaku mencatatnya dengan tenang. Semua berlangsung cepat karena korban biasanya sudah dibuat panik duluan.
Maka, prinsipnya harus tegas: Jangan pernah bagikan layar dengan orang yang tidak dikenal. Pihak bank atau instansi resmi tidak akan pernah meminta kita membagikan tampilan layar ponsel. Tidak pernah.
Lalu, bagaimana kalau kita memang butuh fitur ini untuk urusan pekerjaan yang benar?
Caranya mudah. Saat sedang video call, cari saja ikon persegi dengan tanda panah di bagian bawah. Kalau di Android, tinggal klik "Start Now". Kalau di iPhone, klik "Start Broadcast". Di desktop juga bisa, bahkan bisa pilih mau berbagi seluruh layar atau satu jendela aplikasi saja.
Tapi ingat, pastikan aplikasi WhatsApp Anda sudah versi terbaru. Kalau versinya usang, ikonnya tidak akan muncul. Sering juga fitur ini tidak jalan kalau sinyal internet sedang "batuk-batuk" atau kamera dimatikan.
Keamanan digital itu bukan cuma soal aplikasi, tapi soal kebiasaan.
Kalau sudah terlanjur membagikan layar ke orang mencurigakan, jangan bengong. Segera putus panggilannya. Ganti semua password aplikasi perbankan dan e-wallet. Hubungi bank untuk blokir sementara. Dan jangan lupa, aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) di WhatsApp. Itu benteng pertahanan terakhir kita.
Teknologi itu seperti pisau. Bisa dipakai memotong daging untuk dimakan, bisa juga melukai jari sendiri. Tergantung siapa yang memegang gagangnya.
Artikel Terkait
Tangsi Belanda Siak Runtuh, 17 Siswa dan Guru Jadi Korban Akibat Kayu Dimakan Rayap
Cara Main Harvest Moon BTN di Android, Panduan Emulator Duckstation dan Cheat Lengkap
Mengapa Hujan Es Terjadi di Indonesia? Kenali Tanda Alam dan Cara Lindungi Mobil Anda
Waspada Phishing Inotify di Android! Kenali Benteng Keamanan Google Play Protect Terbaru
Pemilik Lahan Temukan Minyak Bumi? Prosedur Lapor, Ganti Rugi dan Syarat Kelola