Aroma KKN Menguar! Dugaan Kebijakan Pro Kontraktor Luar Daerah Picu Kematian Usaha Lokal di Parigi Moutong

waktu baca 4 menit
Foto: Puluhan perusahaan kontraktor lokal di Kabupaten Parigi Moutong terpaksa gulung tikar karena proyek pengadaan didominasi oleh kontraktor luar daerah. Para kontraktor lokal mendesak intervensi pemerintah untuk memberikan porsi pekerjaan yang lebih adil.
Home > Berita Pilihan > Aroma KKN Menguar! Dugaan Kebijakan Pro Kontraktor Luar Daerah Picu Kematian Usaha Lokal di Parigi Moutong

Aroma KKN Menguar! Dugaan Kebijakan Pro Kontraktor Luar Daerah Picu Kematian Usaha Lokal di Parigi Moutong

Ketidakadilan dalam Proyek Pengadaan Mengancam Keberlangsungan Usaha Lokal

Sulawesitoday – Puluhan perusahaan kontraktor lokal di Kabupaten Parigi Moutong terpaksa gulung tikar. Akibat dominasi kontraktor luar daerah dalam proyek pengadaan langsung dan tender.

Kondisi ini memicu kritik tajam dari para kontraktor lokal. Yang mendesak intervensi pemerintah daerah.

Dominasi Kontraktor Luar Daerah dalam Pengadaan Langsung

Menurut penelusuran media online Sulawesitoday.com. Sebelumnya terdapat sekitar 150 perusahaan kontraktor yang aktif di Kabupaten Parigi Moutong.

Namun, saat ini hanya sekitar 50-60 perusahaan yang masih beroperasi. Banyak perusahaan lokal memilih menutup usahanya. Karena tidak lagi mendapatkan proyek pengadaan langsung. Yang kini didominasi oleh kontraktor luar daerah.

Testimoni Kontraktor Lokal

Pada Minggu, 7 Juli 2024, Arifin Lamalindu, seorang kontraktor asal Parigi Moutong. Menyatakan perlunya intervensi langsung dari pemerintah daerah. Untuk memberikan porsi pekerjaan yang lebih adil kepada pengusaha lokal.

“Kondisi ini bisa terjadi. Jika dari sisi kebijakan memang pemerintah daerah tidak pro kepada pengusaha lokal. Jangan mentang-mentang lebih dekat secara emosional dengan pengusaha luar daerah. Serta merta pejabat di Parigi Moutong mengabaikan hak-hak kontraktor lokal,” tegasnya.

Kendala Perpanjangan Izin Usaha

Arifin juga menjelaskan bahwa banyak perusahaan lokal tidak mampu memperpanjang izin usaha. Karena biaya yang tinggi, berkisar antara 20-30 juta rupiah.

“Memperpanjang izin itu butuh dana puluhan juta. Kalau kita tidak dapat pekerjaan dalam satu tahun bagaimana cara memperpanjangnya? Mungkin Pemda memang menginginkan itu terjadi. Supaya lebih bebas pakai perusahaan luar daerah,” sindirnya.

Analisis Dampak Kebijakan

Data dari laman website LPSE Kabupaten Parigi Moutong. Menunjukkan bahwa proyek pengadaan langsung pada sejumlah dinas. Rata-rata didominasi oleh perusahaan kontraktor luar daerah.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan pemerintah daerah. Yang dianggap tidak berpihak kepada pengusaha lokal.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan semakin berkurangnya jumlah perusahaan lokal yang mampu bersaing. Yang pada akhirnya dapat mempengaruhi perekonomian daerah secara keseluruhan.

Intervensi dari pihak berwenang diharapkan dapat memberikan solusi yang adil bagi semua pihak.

Pada akhirnya, perhatian dan tindakan konkret dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Untuk memastikan keberlangsungan usaha lokal di Kabupaten Parigi Moutong.

Penjelasan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong

Pemenang Tender Rata-rata Tawar 10% ke Atas Pagu Anggaran (Update)

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Parigi Moutong, Moh. Afliyanto Hamzah. Menegaskan bahwa proses tender di Parigi Moutong. Telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Ia juga membantah tudingan bahwa banyak perusahaan memenangkan tender. Dengan penawaran dua hingga tiga persen di bawah pagu anggaran.

Proses Tender dan Penawaran

Sejak menjabat pada tahun 2022, Moh. Afliyanto Hamzah menjelaskan bahwa proses tender di Parigi Moutong telah berjalan dengan baik.

“Umumnya pemenang di tender yang kami laksanakan itu semua masuk tiga besar. Jadi kalau ada yang menawar tiga atau di dua persen dari pagu anggaran. Mohon maaf, tidak akan menangkan tender,” jelasnya.

Menurut Afliyanto. Pemenang tender rata-rata menawar dengan buangan 10 persen ke atas dari pagu anggaran.

“Hampir semua pemenang itu menawar di kisaran 10 persen ke atas. Kalaupun ada pemenang tender menawar di buangan 2-3 persen dari pagu anggaran. Itu mungkin rejekinya mereka, silakan dicek saja,” ungkapnya.

Kriteria Penentuan Pemenang

Ia mengatakan dalam setiap pengumuman tender. Selalu mencantumkan nomor urut satu dan Cadangan satu. Biasanya, pemenang tender bisa dua sampai tiga perusahaan, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sistem ini berbeda dengan sebelumnya. Yang memungkinkan hingga lima perusahaan naik, sehingga sulit menentukan cadangan.

“Saat ini, mau 12 perusahaan menawar. Kita hanya mengambil tiga besarnya saja. Sisanya ke bawah itu kita tidak perlu evaluasi lagi,” terangnya.

Perusahaan Luar Daerah

Terkait fenomena perusahaan dari luar daerah yang ikut serta dalam tender. Afliyanto menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengatur persoalan tersebut. Karena sifat tender terbuka dan boleh diikuti oleh perusahaan manapun di Indonesia.

Proses tender yang transparan dan sesuai SOP di Parigi Moutong. Memastikan bahwa hanya perusahaan yang memberikan penawaran terbaik. Dan masuk tiga besar yang berpeluang memenangkan tender.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *