Dukungan logistik, termasuk pakaian pantas pakai dan makanan siap santap, sangat dibutuhkan mengingat para pengungsi belum bisa kembali ke rumahnya.
Di sela-sela asap yang mulai menghilang, muncul harapan bahwa musibah serupa tidak terulang. Dengan kesadaran bersama, risiko kebakaran rumah tangga akibat kompor gas dapat ditekan seminimal mungkin.
Solidaritas dan kewaspadaan, kata warga, menjadi kunci agar pagi di Desa Ogomojolo kembali tenang seperti sediakala.
Artikel Terkait
Gerak Cepat Kanwil Kemenkum Sulteng Lindungi 1529 UKM Touna Lewat Perlindungan Merek
Viral di Jagat Maya, Kasus Pengeroyokan di Lorong Pasar Labota Berujung Penangkapan Empat Tersangka
Anwar Hafid Gandeng UGM dan Fuji Oil, Kebangkitan Kakao Sulteng Dimulai dari 1000 Hektare
RSUD Andi Depu Jelaskan Pemulangan Mina, Sirosis Hepatitis Tak Lagi Bisa Disembuhkan
Pemuda Nikah Virtual dengan Lisa Blackpink, Undang Bintang Sepakbola Dunia Bikin Heboh