• Kamis, 4 Juni 2026

Khofifah Bantah PHK Massal Gudang Garam, Netizen: Bahasanya Saja Diperhalus, Jangan Bikin Rakyat Marah Bu!

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Selasa, 9 September 2025 | 12:29 WIB
Gubernur Khofifah bantah PHK massal Gudang Garam, sebut hanya pensiun dini 200 karyawan. Netizen kritik keras permainan kata di tengah laba anjlok
Gubernur Khofifah bantah PHK massal Gudang Garam, sebut hanya pensiun dini 200 karyawan. Netizen kritik keras permainan kata di tengah laba anjlok

Sulawesitoday - Badai kontroversi menyelimuti pernyataan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia membantah keras isu PHK massal di PT Gudang Garam Tbk. Menurutnya, yang terjadi hanya program pensiun dini sukarela.

"Yang mengajukan pensiun dini hanya 200 karyawan," tegas Khofifah di Surabaya, Senin (8/9/2025). Program ini, lanjutnya, sudah berlangsung cukup lama. Bukan kejadian mendadak.

Bantahan serupa datang dari Kepala Disnakertrans Jawa Timur, Sigit Priyanto. Pihaknya sudah turun langsung ke lapangan. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada PHK massal. 

"Proses yang terjadi adalah program pensiun dini, bukan PHK," kata Sigit. Jumlahnya juga tidak masif seperti ramainya di media sosial.

  • Manajemen Gudang Garam Tuban Angkat Bicara

Adib Musyafa, HRD PT Merdeka Nusantara Mitra Produksi Gudang Garam Tuban, mengaku bingung. Kabar PHK massal menurutnya tidak berdasar. Pabrik di Tuban masih beroperasi normal.

"Saya juga bingung kok ada berita PHK massal karyawan Gudang Garam di Tuban," ungkap Adib. 

Data terbaru menunjukkan fakta mengejutkan. Pabrik rokok di Tuban masih mempekerjakan 800-850 orang. Program pensiun dini dilakukan bertahap. Bagian dari restrukturisasi perusahaan.

Tekanan bisnis memang nyata. Kenaikan tarif cukai rokok 2025 memberikan dampak signifikan. Ditambah maraknya peredaran rokok ilegal Indonesia yang meresahkan.

  • Laba Bersih Gudang Garam Anjlok Drastis

Laporan keuangan semester I 2025 menunjukkan realitas pahit. Laba bersih Gudang Garam turun hingga Rp117 miliar. Penurunan mencapai 87,3% dari periode sama tahun sebelumnya.

Kondisi ini menjadi latar belakang restrukturisasi karyawan Gudang Garam. Perusahaan harus beradaptasi dengan kondisi pasar. Namun manajemen menegaskan tidak ada kebijakan PHK massal mendadak.

Dampak kenaikan cukai rokok memang tak bisa diabaikan. Industri tembakau nasional mengalami tekanan hebat. Pekerja pabrik rokok dan petani tembakau merasakan imbasnya langsung.

  • Netizen Tidak Percaya, Kritik Pedas Mengalir

Komentar netizen di media sosial menunjukkan skeptisisme tinggi. Mereka menilai pemerintah hanya bermain kata-kata.

"DASAR GUBERNUR BODOH BIN TOLOL," tulis akun @prima muxxxxxx dengan emosi tinggi. "BUKANNYA CARI SOLUSI MALAH CARI PERSAMAAN KATA TETAPI YG LEBIH HALUS."

@andrey satxxxx menambahkan, "Bahasanya ituloh, sbnrnya lagi panik, supaya kita semua jangan panik.... Yaelah."

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini