• Kamis, 4 Juni 2026

Obor Literasi Parimo Meredup, Harapan Generasi Cerdas Tetap Menyala

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 15 September 2025 | 16:57 WIB
Festival Literasi Parimo 2025 ditutup meriah. Aswini Dimpel apresiasi antusiasme masyarakat. Literasi jadi gaya hidup generasi cerdas
Festival Literasi Parimo 2025 ditutup meriah. Aswini Dimpel apresiasi antusiasme masyarakat. Literasi jadi gaya hidup generasi cerdas

Sulawesitoday - Tirai Festival Literasi Parigi Moutong 2025 resmi ditutup. Momen bersejarah berlangsung beberapa waktu lalu.Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi saksi bisu. Perjalanan panjang perayaan Hari Anak Nasional 2025 berakhir manis.

Aswini Dimpel hadir sebagai penutup acara. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi ini membawa pesan khusus. Apresiasi mengalir untuk semua kontributor. "Atas nama Pemda Parimo, terima kasih mendalam," ujarnya dengan penuh haru.

Dedikasi seluruh pihak tak terlupakan. Mulai pembukaan hingga detik penutupan. Setiap langkah penuh makna. "Semoga menjadi amal jariah. Manfaat luas bagi generasi kita," tambah Aswini dengan nada optimis.

Festival kali ini berbeda. Beberapa hari berlangsung meriah. Ruang bersama tercipta harmonis. Budaya bahasa dirayakan bersama. Kreativitas masyarakat mengalir deras. Wawasan bertambah signifikan.

Antusiasme mencuri perhatian. Pelajar berbondong-bondong hadir. Guru turut meramaikan acara. Komunitas literasi Parigi Moutong kompak. Masyarakat umum ikut berpartisipasi. Semangat membaca dan menulis terpancar jelas.

"Bukti nyata literasi masih hidup," tegas Aswini. Parimo memiliki potensi besar. Generasi muda penuh semangat. Kreativitas tak terbendung lagi.

Literasi bukan sekadar kegiatan. Melainkan jendela dunia terbuka lebar. Aswini menegaskan visi besar. "Generasi muda Parimo akan tumbuh cerdas. Kritis, kreatif, dan berdaya saing," jelasnya mantap.

Harapan besar mengiringi penutupan. Festival berakhir, semangat tak padam. Obor literasi harus tetap menyala. Masyarakat diminta konsisten. Membaca dan menulis jadi gaya hidup.

"Gagasan besar lahir dari literasi," ujar Aswini penuh keyakinan. Pembangunan daerah membutuhkan generasi cerdas. Parigi Moutong siap melangkah maju.

Momen puncak tiba. Simbolis penutupan dimulai. Anak juara 1 kategori Puisi tampil. Karya terbaiknya dibacakan merdu. Tepuk tangan membahana di aula.

"Alhamdulillahirabbil 'alamin," ucap Aswini khusyuk. Festival Literasi Kabupaten Parimo 2025 resmi berakhir. Hari Anak Nasional terperingati sempurna.

Jejak literasi tak akan terhapus. Parigi Moutong telah menanam benih. Generasi cerdas dan kreatif siap tumbuh. Masa depan cerah menanti.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini