• Kamis, 4 Juni 2026

Ternyata Ini Alasan Kuat Menteri Purbaya Alihkan Anggaran MBG ke Bansos Beras dan Minyak Goreng

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 22 September 2025 | 13:35 WIB
Menkeu Purbaya ancam alihkan dana MBG ke bansos beras jika penyerapan rendah hingga Oktober 2025. Dilema program vs realitas lapangan
Menkeu Purbaya ancam alihkan dana MBG ke bansos beras jika penyerapan rendah hingga Oktober 2025. Dilema program vs realitas lapangan

Sulawesitoday - Bayangkan sebuah program mulia. Program yang dirancang khusus. Untuk memberikan makan bergizi gratis. Kepada anak-anak Indonesia. Tapi kemudian terkendala distribusi. Dan administrasi yang rumit.

Cerita ini dimulai bulan lalu. Ketika Menteri Keuangan Purbaya berbicara tegas. Di hadapan wartawan Jakarta. Matanya memancarkan keprihatinan mendalam. "Jangan sampai dana besar mengendap," ujarnya dengan nada tegas.

  • Mengapa Program MBG Terancam Dialihkan?

Purbaya Yudhi Sadewa punya alasan kuat. Program Makan Bergizi Gratis menghadapi hambatan serius. Distribusi makanan tidak merata. Sistem administrasi masih carut-marut. Akibatnya, penyerapan anggaran sangat lambat.

"Kalau sampai Oktober tidak optimal," kata Menkeu itu sambil menggeleng. "Kami akan alihkan ke program lain." Ancaman ini bukan main-main. Deadline Oktober 2025 sudah ditetapkan. Sebagai batas waktu evaluasi final.

Dana triliunan rupiah menganggur. Sementara rakyat butuh bantuan sekarang. Ironis memang. Program yang seharusnya membantu. Justru terhambat birokrasi yang rumit.

  • Apa Alternatif yang Ditawarkan Pemerintah?

Pemerintah tidak akan tinggal diam. Jika MBG gagal diserap optimal. Dana akan dialihkan ke bantuan sosial. Yang lebih mudah didistribusikan.

Opsi utama sangat menarik:

• Bansos beras 10 kilogram per bulan

• Bantuan minyak goreng untuk keluarga miskin  

• Program sosial lain yang sudah teruji

• Distribusi langsung tanpa hambatan administrasi

"Tujuannya agar masyarakat tetap mendapat manfaat," tegas Purbaya. Logikanya sederhana tapi masuk akal. Daripada dana menganggur di kas. Lebih baik disalurkan bentuk lain. Yang pasti sampai ke tangan rakyat.

  • Bagaimana Respons Berbagai Pihak?

Wacana pengalihan ini menuai reaksi beragam. Sebagian pihak menyambut positif. Karena dinilai solusi pragmatis. Di tengah tantangan implementasi MBG.

Para ahli gizi agak khawatir. Mereka mengingatkan pemerintah. Jangan sampai pengalihan dana. Mengurangi esensi program nutrisi. Yang menjadi tujuan utama MBG.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini