Sistem perpajakan warisan era sebelumnya. Coretax masih bermasalah. Wajib pajak mengeluh. Kendala teknis bertubi-tubi.
Purbaya kirim ahli khusus. "Bukan dari luar negeri," katanya. Melainkan dari luar Kementerian Keuangan. Orang jagoan dipilih.
Optimisme tinggi disampaikan. "Dia bilang bisa sebulan ini," Purbaya menjelaskan. Dua minggu tersisa. Target akhir Oktober 2025.
"15 hari lagi berarti, kan," tambahnya. Hitungan mundur dimulai. Wajib pajak menanti. Semoga tak meleset lagi.
Perbaikan Coretax krusial. Sistem pajak harus lancar. Penerimaan negara bergantung. Pertumbuhan ekonomi ikut terpengaruh.
Mengapa Bea Cukai Jadi Sasaran Sidak?
Random inspection disiapkan. Bea Cukai tak luput. Kinerja mereka diawasi. Purbaya ingin transparansi.
"Saya akan random, kita lihat," tegasnya. Tidak ada jadwal pasti. Efek kejutan diharapkan. Kinerja sebenarnya terlihat.
Distorsi pasar jadi fokus utama. "Paling penting distorsi ke pasar hilang," ujar mantan Ketua LPS ini. Barang-barang ilegal harus diberantas.
Bea Cukai punya peran vital. Pintu gerbang perdagangan internasional. Jika bocor, ekonomi nasional rugi. Industri lokal terancam.
Bisakah Industri Tekstil Lokal Bersaing?
Pengalaman mengejutkan Purbaya. Fashion show busana muslim dihadiri. Kualitasnya bagus. Tapi kenyataan pahit terungkap.
Pasar Indonesia dikuasai China. Bahkan busana muslim. Produk lokal tersingkir. Purbaya tak terima.
"Kalau persaingan normal, mungkin saya nggak bisa apa-apa," akunya jujur. Tapi yang ilegal lain cerita. "Saya akan beresin supaya industri lokal maju."
Garmen lokal harus bangkit. Busana muslim Indonesia berkualitas. "Baju-baju ini mereka maju, jadi kita maju," tambahnya optimis.
Artikel Terkait
Satgas Timah MIND ID: Misi Transparansi dalam Rantai Pasok, Bukan Alat Penindakan
Setelah 9 Hari, Basarnas Tutup Operasi Evakuasi Mushala Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Jalur Trans Sulawesi Ampana-Poso Dibuka, Antrian Kendaraan Masih Mengular Pasca Longsor
341 Ribu Data Polisi Bocor Pasca Penangkapan Bjorka, Polda Metro: Masih Dalami Identitas Pelaku
18 Gubernur Serbu Kemenkeu, Protes Dana Transfer Dipangkas Hampir Sepertiga