• Kamis, 4 Juni 2026

Truk BBM Tabrak Tiang Listrik Picu Kebakaran Hebat, 3 Ruko dan 2 Rumah Ludes Terbakar

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 2 November 2025 | 19:28 WIB
Truk tangki BBM 24 ribu liter terguling di Cianjur memicu kebakaran besar. 3 ruko, 2 rumah, dan 4 kendaraan hangus. Butuh 3 jam padamkan.
Truk tangki BBM 24 ribu liter terguling di Cianjur memicu kebakaran besar. 3 ruko, 2 rumah, dan 4 kendaraan hangus. Butuh 3 jam padamkan.

Sulawesitoday - Malam Sabtu yang tenang berubah menjadi mimpi buruk. Pukul 21.45 WIB, 1 November 2025, jalanan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur mendadak berubah menjadi lautan api. Bau menyengat bahan bakar memenuhi udara. Warga panik berhamburan keluar rumah.

Sumber malapetaka itu adalah truk tangki pengangkut BBM berkapasitas 24.000 liter yang terguling. Tabrakan dengan tiang listrik memicu percikan fatal. Dalam hitungan detik, api merambat cepat mengikuti aliran bahan bakar yang membanjiri aspal. Pos polisi, ruko, rumah warga, hingga kendaraan—semuanya dilalap si jago merah tanpa ampun.

Belasan mobil pemadam dikerahkan. Namun kobaran baru padam dini hari Minggu, 2 November 2025. Tiga jam pertempuran melawan api yang dipicu 24 ribu liter BBM. Kerusakan parah tak terelakkan. Korban luka berjatuhan.

Apa Penyebab Truk Tangki Kehilangan Kendali?

Ipda Ika Cakra, Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur menerangkan, truk tangki itu melaju dari Bandung menuju Sukabumi. Perjalanan rutin yang telah dilakukan berkali-kali. Tak ada yang menyangka bencana menanti di tikungan Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Truk tiba-tiba oleng," ungkap Ika di lokasi kejadian, Minggu pagi. "Kemudian menabrak tiang listrik dengan keras."

Benturan keras itu membuat tangki robek. BBM menyembur keluar. Percikan api—entah dari gesekan logam atau kabel listrik putus—menjadi pemantik. Api langsung menyambar cairan mudah terbakar yang mengalir deras ke segala arah.

"Percikan itu memicu ledakan pertama," kata Ika dengan nada prihatin. "BBM mengalir ke pos polisi terdekat dan langsung membakar bangunan beserta kendaraan di dalamnya."

Kecepatan perambatan api mencengangkan. Dalam waktu kurang dari lima menit, kobaran sudah meluas ke radius puluhan meter.

Mengapa Pemadaman Butuh Waktu Lama?

Budianto, Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur menjelaskan tantangan yang dihadapi petugas. Kebakaran BBM bukan kebakaran biasa.

"Kami turunkan petugas dan mobil pemadam dari beberapa markas," ujar Budianto dalam keterangan resminya, Minggu dini hari. "Prosesnya sangat rumit dan berbahaya."

Api pertama kali terdeteksi pukul 21.45 WIB. Baru sekitar pukul 01.00 dini hari, kobaran berhasil dikendalikan sepenuhnya. Total tiga jam lebih pertarungan melawan api yang terus mencari sumber BBM baru untuk dimakan.

Tumpahan bahan bakar membuat api terus menjalar. Petugas tidak bisa langsung mendekat. Risiko ledakan susulan sangat tinggi. Water cannon dari Polres Cianjur terpaksa digunakan dari jarak aman untuk menyiram titik-titik panas.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini