• Kamis, 4 Juni 2026

Ketum Projo Budi Arie Resmi Gabung Gerindra, Pengkhianatan atau Strategi Politik?

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 2 November 2025 | 19:36 WIB
Budi Arie Setiadi umumkan gabung Gerindra di Rakernas Projo. Pengkhianatan atau dukungan ke Prabowo-Gibran? Ini faktanya.
Budi Arie Setiadi umumkan gabung Gerindra di Rakernas Projo. Pengkhianatan atau dukungan ke Prabowo-Gibran? Ini faktanya.

Dalam pandangan Budi, tidak ada dikotomi. Antara Jokowi dan Prabowo. Keduanya adalah pemimpin bangsa. "Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini adalah pemimpin-pemimpin bangsa, satu presiden ke-7, satu presiden ke-8, gitu loh," jelasnya dengan nada diplomatis.

Argumen itu memang masuk akal. Jokowi dan Prabowo kini bekerja sama. Dalam pemerintahan yang sama. Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, menjabat sebagai Wakil Presiden. Mendampingi Prabowo. Jadi, perpindahan Budi ke Gerindra bisa dilihat. Sebagai kesinambungan dukungan politik. Bukan pengkhianatan.

Namun, skeptisisme tetap ada. Di kalangan pendukung setia Jokowi. Beberapa menganggap langkah ini oportunistik. Mengikuti arah angin politik yang baru. Tapi Budi tampaknya tak peduli dengan tudingan itu. Ia yakin dengan pilihannya.

Kapan Sinyal Pertama Muncul?

Rencana Budi Arie bergabung ke Gerindra sebenarnya sudah tercium. Sejak Juli 2025 lalu. Sinyal pertama datang dari panggung tak terduga. Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah. Tanggal 20 Juli 2025.

Presiden Prabowo hadir di acara itu. Ia sempat melontarkan candaan. Yang kini terbukti bukan sekadar bercanda. "Menteri Koperasi, Saudara Budi Arie Setiadi. Ini masuk PSI kau? Bukan? PSI atau Gerindra kau?" tanya Prabowo sambil tersenyum.

Kala itu, audiens tertawa. Menganggapnya guyonan biasa. Tapi ternyata itu sinyal awal. Prabowo sudah melirik Budi. Dan Budi tampaknya sudah memikirkannya jauh-jauh hari.

Beberapa minggu kemudian, tepatnya 6 Agustus 2025. Budi dimintai tanggapan awak media. Di Kompleks Istana, Jakarta. Tentang candaan Prabowo itu. Jawabannya singkat tapi bermakna. "Ikut perintah Presiden, ikut presiden," ucap Budi.

Kalimat itu seolah menjadi konfirmasi tak langsung. Bahwa ia akan mengikuti arahan Prabowo. Dan kini, tiga bulan kemudian. Janjinya terbukti. Budi Arie benar-benar melangkah ke Gerindra.

Baca Juga: Prabowo Bongkar Fakta Mencengangkan, Rp 132 Triliun Lenyap Tiap Tahun Gegara Judi Online

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini