• Selasa, 21 Juli 2026

90 Peserta Berebut Lahan, Kampung Haji Indonesia Segera Terwujud di Makkah

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Kamis, 20 November 2025 | 12:33 WIB
Proses lelang Kampung Haji Indonesia di Makkah melibatkan 90 peserta. Danantara tunggu hasil Desember 2025 untuk lahan 80 hektare.
Proses lelang Kampung Haji Indonesia di Makkah melibatkan 90 peserta. Danantara tunggu hasil Desember 2025 untuk lahan 80 hektare.
  • Bagaimana Proses Diplomasi Prabowo Mewujudkan Terobosan Ini?

Cerita di balik Kampung Haji Indonesia lebih dramatis dari yang terlihat di permukaan. Ini soal diplomasi gigih selama bertahun-tahun.

Presiden Prabowo Subianto mengungkap perjuangannya dalam Sidang Kabinet Paripurna 20 Oktober 2025. "Alhamdulillah pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan kampung Indonesia di kota Makkah," ujarnya dengan bangga.

Prabowo mengakui prosesnya panjang. "Saya datangi berapa kali, saya lobby terus mungkin beliau kasihan sama kita," kenangnya. Kegigihan itu membuahkan hasil luar biasa.

Arab Saudi mengubah undang-undang khusus untuk Indonesia. "Untuk pertama kali dalam sejarah diizinkan negara asing memiliki lahan, memiliki tanah di kota suci," kata Prabowo. Perubahan regulasi ini preseden historis yang tak dimiliki negara lain.

Indonesia menjadi negara pertama. Privilege istimewa ini hasil dari hubungan bilateral yang kuat. Arab Saudi menghargai posisi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia dengan jutaan jemaah haji setiap tahun.

Lokasi yang ditawarkan juga strategis. Tak terlalu jauh dari Masjidil Haram. Jemaah Indonesia bisa beribadah dengan lebih mudah. Waktu tempuh lebih singkat. Biaya transportasi lokal berkurang.

  • Apa Manfaat Langsung bagi Jemaah Indonesia?

Visi Prabowo sangat jelas. Kampung Haji akan mengubah pengalaman ibadah jemaah Indonesia secara fundamental.

"Mudah-mudahan tidak berapa lama lagi kita akan punya kampung haji sendiri," katanya. Fasilitas akan dikelola Indonesia sepenuhnya. "Fasilitasnya kita atur sendiri, makan semuanya kita atur supaya tidak ada lagi kekurangan."

Keluhan selama ini bisa diminimalisir. Penyimpangan pengelolaan berkurang. Kekecewaan jemaah teratasi. Semua aspek pelayanan dikontrol langsung oleh pemerintah Indonesia melalui Danantara.

Standar pelayanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan jemaah Indonesia. Menu makanan sesuai selera Nusantara. Tenaga kesehatan berbahasa Indonesia. Panduan ibadah dalam bahasa yang dipahami. Komunikasi tanpa kendala bahasa.

Aspek ekonomi juga menguntungkan. Uang jemaah Indonesia berputar di ekosistem bisnis Indonesia sendiri. Keuntungan tidak mengalir ke pihak asing. Dana haji dikelola lebih efisien dan transparan.

Baca Juga: Istana Genjot Negosiasi Kelonggaran Utang Whoosh, Danantara Disuruh Kelola Sendiri

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini