Sulawesitoday - Angka itu terus bertambah. Setiap hari membawa kabar duka. Banjir bandang dan longsor yang menghantam tiga provinsi di Sumatera kini mencatat 867 korban meninggal dunia. Namun yang lebih memprihatinkan, 521 orang lainnya masih belum ditemukan.
Tim gabungan kembali menemukan 31 jenazah pada Jumat, 5 Desember 2025. Pencarian intensif terus dilakukan. Cuaca yang mulai kondusif memberi secercah harapan. Medan yang berat tak menyurutkan langkah petugas.
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyampaikan update terkini dalam konferensi pers di Aceh. Wajahnya terlihat lelah. Matanya menunjukkan keprihatinan mendalam. "Hari ini cukup signifikan. Tim menemukan 20 jenazah di Aceh," ujarnya dengan nada serius.
Penemuan tersebut tersebar di empat kabupaten. Aceh Tamiang menyumbang 6 jenazah. Aceh Utara menemukan 1 korban. Sementara Aceh Timur mencatat 9 jenazah. Pidie Jaya melaporkan 4 korban tewas.
-
Bagaimana Rincian Korban di Setiap Provinsi?
Aceh mencatat angka tertinggi. Total 345 korban meninggal dunia. Angka yang memilukan hati. Namun pencarian belum usai. Sebanyak 174 orang masih dalam daftar hilang. Keluarga mereka menunggu dengan harap cemas.
Sumatera Utara menyusul di posisi kedua. Provinsi ini kehilangan 312 jiwa. Kabupaten Tapanuli Tengah menambah 1 korban. Sebanyak 133 orang masih dicari. Tim terus menyisir setiap jengkal medan.
Sumatera Barat tak luput dari tragedi. Provinsi ini mencatat 210 korban tewas. Kabupaten Agam menemukan 10 jenazah baru. Padang Panjang melaporkan 3 korban. Sementara 214 orang masih hilang ditelan bumi.
"Total tiga provinsi ini 867 korban meninggal," ujar Abdul dengan suara bergetar. "Masih ada 521 lainnya yang hilang."
Sementara pengungsi membludak di berbagai titik. Tercatat 849.133 jiwa mengungsi. Sumatera Utara menampung 51.433 pengungsi. Aceh menjadi provinsi dengan pengungsi terbanyak, yakni 775.346 jiwa. Sumatera Barat mencatat 22.354 pengungsi.
-
Apakah Akses Jalan Sudah Terbuka?
Kabar baik mulai datang. Akses yang terputus perlahan dibuka. Tim gabungan bekerja tanpa henti. Mereka menimbun jalan yang ambles. Material longsor disingkirkan dengan alat berat.
"Alhamdulillah cuaca makin kondusif," ungkap Abdul dengan sedikit lega. "Genangan banjir sudah surut. Satu jalan putus sudah bisa ditimbun."
Operasi modifikasi cuaca turut membantu. Hujan deras mulai mereda. Visibilitas membaik untuk operasi udara. Tim darat bergerak lebih cepat.
Penanganan titik longsoran juga diprioritaskan. Material yang menimbun jalan dikeruk. Jalur evakuasi diperlebar untuk ambulans. Setiap menit sangat berharga.
-
Bagaimana Distribusi Bantuan Dilakukan?
Tiga jalur digunakan secara simultan. Laut, darat, dan udara. Tidak ada yang disia-siakan. Logistik harus sampai ke pengungsi.
Artikel Terkait
Lempar Beras dari Helikopter untuk Korban Bencana Aceh Menuai Kritik Pedas DPR
Anggota DPR Kritik Keras Menkeu, Kaltim Dipotong 73 Persen, Provinsi Lain Cuma Seperempat
Krisis BBM Lumpuhkan Pemulihan Bencana Aceh, 4 Wilayah Terisolir
Aneh! Proyek Rp623 Juta Tiba-tiba Menyusut Jadi Rp398 Juta - Rehab Ruangan Wakil Bupati Parigi Moutong
Debut Bersejarah, Parigi Moutong Gelar Seleksi Petugas Haji Perdana Era Kementerian Baru