"Kenaikan pangkat berarti tidak ada pelanggaran disiplin," ujar Cosmas. Ia menilai tuduhan tersebut muncul untuk mencari kesalahan kliennya.
Kini, bola panas berada di tangan majelis hakim Kupang. Publik menanti keberanian pengadilan menguji narasi para petinggi militer.
Prosedur persidangan tetap dihormati meski pihak lawan tidak hadir. Penegakan hukum menjadi ujian bagi marwah institusi TNI sendiri.
Christian hanya menginginkan martabatnya sebagai prajurit dipulihkan kembali. Keadilan bagi sang anak tetap menjadi motivasi utamanya bergerak.
Baca Juga: Siaga Ruang Digital, Mengapa Pemerintah Tegas Menutup Akses Kecerdasan Buatan X?
Artikel Terkait
Korupsi Kuota Haji, Mengurai Harta Rp 13,7 Miliar Eks Menag Yaqut
Lingkaran Setan Korupsi Haji, Mengapa Menteri Agama Terus Terperosok?
Jejak Lancung Kuota Haji, Akhir Pelarian Yaqut Usai Tujuh Bulan Penyidikan
Jadi Tersangka Bersama Yaqut, Ini Jejak Gus Alex dalam Pusaran Rasuah Kuota Haji 2024
Siaga Ruang Digital, Mengapa Pemerintah Tegas Menutup Akses Kecerdasan Buatan X?