Sulawesitoday - Tanah Lebanon Selatan kembali membasah. Bukan oleh embun, tapi oleh darah prajurit terbaik nusantara. Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ikhwan, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon kini telah tiada. Mereka pulang sebagai syuhada perdamaian.
Panglima TNI Agus Subiyanto bergerak cepat. Penghormatan tertinggi diberikan: Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara anumerta. Pangkat mereka naik satu tingkat di atas nisan.
Dunia pun menunduk hormat. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyematkan Medal Dag Hammarskjold. Itu adalah tanda jasa paling prestisius bagi mereka yang gugur di bawah bendera biru PBB.
Negara tidak tinggal diam. Keluarga yang ditinggalkan harus tetap tegak berdiri. Santunan miliaran rupiah dikucurkan sebagai wujud tanggung jawab:
Kapten Zulmi: Rp1,89 miliar
Sertu Nur Ikhwan: Rp1,84 miliar
Praka Farizal: Rp1,85 miliar
Angka-angka itu tentu tak bisa menggantikan nyawa. Namun, masa depan anak-istri harus dijamin. Ada gaji terusan selama setahun, pensiun janda, hingga beasiswa pendidikan dari PBB.
Dua Insiden, Satu Duka
Tragedi ini pecah di dua titik panas. Praka Farizal gugur diterjang artileri di Adchit Al Qusayr. Sementara itu, Kapten Zulmi dan Sertu Nur Ikhwan harus menyudahi pengabdian mereka di Bani Haiyyan. Kendaraan yang mereka tumpangi meledak saat menjalankan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan itu masih gelap. Investigasi sedang berjalan.
"TNI masih menunggu hasil investigasi resmi dari UNIFIL," ungkap seorang perwira tinggi di Mabes TNI yang memantau perkembangan situasi di perbatasan Lebanon-Israel tersebut.
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel, PBB Kecam Keras
Misi perdamaian memang bukan sekadar jalan-jalan ke luar negeri. Di sana, maut mengintai di setiap tikungan jalan berbatu. Risiko itu nyata, dan ketiga prajurit ini telah membayarnya dengan harga tertinggi: nyawa.
Artikel Terkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel, PBB Kecam Keras
Bupati Parigi Moutong Buka Muscab VII IBI, Tekankan Pelayanan Berbasis Bukti
Stadion Harus Siap! Jurus Sinergi Lurah Labuang Utara Sambut Ribuan Massa Festival Religi
Menteri Bahlil: Urus BBM Tak Bisa Sendiri, Perlu Gaya Terminal
Amsal Sitepu Bebas, Saat Video Profil Desa Bukanlah Korupsi