• Selasa, 21 Juli 2026

Amsal Sitepu Bebas, Saat Video Profil Desa Bukanlah Korupsi

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Rabu, 1 April 2026 | 17:50 WIB
Majelis Hakim PN Medan vonis bebas Amsal Sitepu dalam kasus video profil desa. Hakim nyatakan tak ada kerugian negara. Momentum ekonomi kreatif!
Majelis Hakim PN Medan vonis bebas Amsal Sitepu dalam kasus video profil desa. Hakim nyatakan tak ada kerugian negara. Momentum ekonomi kreatif!

Sulawesitoday - Ruang sidang itu mendadak senyap. Lalu pecah oleh rasa haru. Amsal Sitepu, terdakwa kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa, akhirnya bisa bernapas lega. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan mengetuk palu: vonis bebas.

Tuduhannya berat: merugikan negara. Namun, di hadapan hukum yang jernih, fakta berbicara lain. Majelis hakim menilai tidak ada cukup bukti. Tidak ada penyalahgunaan wewenang. Yang paling krusial, tidak ada kerugian negara dalam proyek kreatif tersebut.

Amsal berdiri. Matanya berkaca-kaca. Perjalanan panjang mencari keadilan itu berakhir di sini. Di meja hijau yang seringkali dianggap menakutkan itu, ia justru menemukan kembali kemerdekaannya.

"Ini bukan hanya tentang saya," ujar Amsal sesaat setelah keluar dari ruang sidang. Suaranya bergetar, namun mantap. "Tapi juga momentum bagi kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia."

Bagi Amsal, kasus ini bukan sekadar urusan hukum pribadi. Ini adalah ujian bagi industri kreatif. Jika karya dihargai dengan jeruji besi, siapa lagi yang berani berkarya?

Ia tidak lupa bersyukur. Ucapan terima kasih meluncur deras. Mulai dari Tuhan, hingga dukungan moral yang ia rasakan dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan pengawasan Komisi III DPR RI. Ia merasa tidak sendirian. Ada komunitas ekonomi kreatif dan asosiasi profesi yang berdiri di belakangnya.

Vonis ini menjadi oase. Sebuah preseden penting. Bahwa pekerja kreatif tidak boleh dikriminalisasi selama mereka bekerja di rel yang benar.

Amsal pulang dengan kepala tegak. Di tangannya, vonis bebas itu bukan hanya secarik kertas, melainkan jaminan bahwa kreativitas di negeri ini masih memiliki perlindungan hukum yang pasti.

Keadilan memang sering datang belakangan, tapi ia tidak pernah lupa jalan pulang.

Menteri Bahlil: Urus BBM Tak Bisa Sendiri, Perlu Gaya Terminal

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini