Sulawesitoday - Ratusan gempa susulan terus beruntun meneror warga Palu dan sekitarnya dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam.
"Kami mencatat sudah terjadi 354 kali aktivitas gempa susulan hingga dini hari ini," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026.
Rentetan lindu beruntun ini dipicu oleh patahan sesar aktif pasca-gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7 kemarin siang.
Guncangan terbaru kembali menghentak warga yang sedang tidur dengan kekuatan magnitudo 4,9 tepat pada pukul satu dini hari.
Pusat getaran berada di darat dengan kedalaman dangkal sejauh 54 kilometer arah tenggara Palu.
Baca Juga: Parigi Moutong Gempa, Sekolah Libur Total Rabu Besok
Masyarakat di wilayah Balinggi hingga Palolo merasakan goyangan kuat yang membuat perabot rumah tangga bergetar.
Kepanikan sempat melanda beberapa kawasan pelabuhan sebelum petugas memastikan air laut tetap berada dalam kondisi aman.
"Hasil analisis menyeluruh menunjukkan rangkaian gempa susulan yang masif ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto menenangkan warga.
Petugas lapangan hingga kini masih memeriksa seluruh sudut desa untuk mendata kemungkinan adanya kerusakan bangunan.
Artikel Terkait
Gempa M6,7 Sulteng Picu Teka-Teki Seismik, Sesar Sausu atau Palolo yang Pecah?
Palolo Sigi Luluh Lantak Akibat Gempa M6,7, BMKG Sebut Tak Ada Tsunami
Akses Jalan ke Napu Putus Total, Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng
Rentetan 15 Gempa Susulan Landa Sulawesi Tengah, Tujuh Rumah di Parigi Moutong Dilaporkan Rusak
Parigi Moutong Gempa, Sekolah Libur Total Rabu Besok