Sulawesitoday - Mindanao di Filipina kembali diguncang gempa tektonik dangkal yang getarannya merambat kuat hingga wilayah perbatasan luar Indonesia di Sulawesi Utara.
"Hasil analisis terbaru menunjukkan kekuatan gempa berada pada magnitudo 5,3," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan tertulis pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pusat lindu berjarak sekitar 230 kilometer arah barat laut Kota Tahuna di Kepulauan Sangihe.
Guncangan dilaporkan terasa nyata di wilayah Kepulauan Marore hingga Miangas di Kepulauan Talaud.
Warga di kepulauan terluar sempat merasakan getaran lemah di dalam rumah seakan ada truk besar sedang melintas.
Pemicu lindu terdeteksi berasal dari aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan geser naik.
Baca Juga: Gempa M6,7 Guncang Parigi Moutong, Bupati Erwin Burase Kucurkan Dana Darurat
Bencana kali ini merupakan rangkaian gempa susulan ke-499 setelah lindu utama bermagnitudo 7,7 melanda wilayah terdekat pada awal Juni lalu.
"Pemodelan kami memastikan pergerakan lempeng tektonik ini tidak berpotensi memicu tsunami," ujar Wijayanto menegaskan keamanan pesisir utara.
Petugas di lapangan mengonfirmasi situasi di pulau-pulau terluar Indonesia masih aman terkendali.
Sampai sore ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan rumah warga atau fasilitas umum di lokasi terdampak.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mempercayai informasi bencana lewat kanal resmi milik pemerintah.
Artikel Terkait
Rentetan 15 Gempa Susulan Landa Sulawesi Tengah, Tujuh Rumah di Parigi Moutong Dilaporkan Rusak
Parigi Moutong Gempa, Sekolah Libur Total Rabu Besok
Hingga Rabu Dini Hari BMKG Catat 354 Gempa Susulan Guncang Kota Palu
Pantau Korban Gempa, Anwar Hafid Janji Kawal Pemulihan
Gempa M6,7 Guncang Parigi Moutong, Bupati Erwin Burase Kucurkan Dana Darurat