Sulawesitoday - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid terenyak saat berdiri di lokasi bencana. Di depan matanya, rumah warga tampak hancur akibat guncangan gempa bumi baru baru ini.
"Saya melihat senyum, semangat, dan harapan yang tetap menyala meski sedang menghadapi ujian berat," kata Anwar Hafid di lokasi pengungsian.
Langkah kaki sang gubernur berlanjut menyusuri gang sempit daerah terdampak. Sembari berjalan, pemimpin daerah ini menyalami satu per satu korban selamat yang berada di tenda darurat.
Apresiasi tinggi langsung mengalir dari mulutnya kepada masyarakat setempat. Keteguhan hati para korban membuat jajaran pemerintah merasa kagum sekaligus terharu melihatnya.
Sikap optimistis warga di area bencana ternyata menjadi bahan bakar tersendiri bagi pihak birokrasi. Aparat daerah merasa terdorong untuk segera mempercepat penyaluran bantuan Logistik ke lapangan.
Baca Juga: Hingga Rabu Dini Hari BMKG Catat 354 Gempa Susulan Guncang Kota Palu
Proses pendataan bangunan rusak dan pemenuhan kebutuhan pokok kini menjadi prioritas utama. Penanganan darurat dipastikan berjalan cepat agar beban masyarakat bisa segera berkurang.
"Insya Allah pemerintah provinsi akan terus mendampingi warga terdampak," ujar Anwar Hafid menambahkan.
Komitmen mendampingi korban gempa dijanjikan bakal terus berjalan sampai masa pemulihan selesai. Pemerintah daerah bertekad mengawal seluruh proses ini hingga aktivitas masyarakat kembali normal.
Gotong royong menjadi kunci utama yang kini digaungkan oleh jajaran pemerintah daerah. Semua elemen diajak saling bahu membahu agar situasi sulit ini bisa segera teratasi.
Artikel Terkait
Rentetan 15 Gempa Susulan Landa Sulawesi Tengah, Tujuh Rumah di Parigi Moutong Dilaporkan Rusak
Parigi Moutong Gempa, Sekolah Libur Total Rabu Besok
Hingga Rabu Dini Hari BMKG Catat 354 Gempa Susulan Guncang Kota Palu
Aturan Tumpang Tindih, Pemda Parigi Moutong Didesak Beresi Regulasi Tenaga Ahli
DPRD Soroti Aturan Tenaga Ahli Pemda Parigi Moutong: Berikut Tugas, Wewenang, dan Payung Hukum yang Sah