• Rabu, 12 Agustus 2026

Sopir Truk Teriak Pungli Antrean Solar Subsidi di SPBU Tinombo, Dugaan Bekingan Aparat hingga Mengalir ke PETI

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:09 WIB
Di SPBU Tinombo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sopir truk mengeluh harus bayar Rp10 ribu dulu sebelum bisa antre beli solar subsidi.
Di SPBU Tinombo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sopir truk mengeluh harus bayar Rp10 ribu dulu sebelum bisa antre beli solar subsidi.

Kapolsek Tinombo, Yoshua, memberikan klarifikasi terkait tuduhan adanya pungutan liar dalam antrean BBM di SPBU Tinombo.

"Pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi di lapangan serta mengumpulkan para pemilik kendaraan dan sopir yang sedang mengantre," jelasnya.

Dari hasil pengecekan itu, pihak kepolisian menyimpulkan uang yang dikumpulkan warga bukanlah bentuk pungli ataupun pemaksaan dari oknum tertentu.

Ia menyampaikan iuran itu murni atas kesepakatan bersama antar sesame pengantre untuk kebutuhan operasional mereka selama menunggu giliran.

Pengisian BBM di SPBU tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, mulai dari pukul sembilan pagi hingga pukul empat sore karena terpotong jam istirahat. Oleh karena itu, para sopir berinisiatif mengumpulkan dana mandiri untuk membeli makanan, air minum, dan rokok agar bisa dikonsumsi bersama di lokasi antrean.

"Mereka menjelaskan memang mereka ada kumpulkan dana untuk dipergunakan membeli air minum, makan, dan rokok untuk para supir sambil menunggu giliran kendaraannya diisi," ujar Kapolsek Tinombo, Yoshua.

Pihaknya menegaskan bahwa pengumpulan dana tersebut dilakukan secara swadaya dari para pengandara dan diperuntukkan kembali bagi kepentingan mereka sendiri selama masa penantian. Polsek Tinombo juga menyatakan terbuka bagi pihak manapun yang ingin memastikan kebenaran informasi tersebut secara langsung kepada para sopir di lapangan.

"Demikian fakta yang kami dapat di lapangan dan bisa dicek langsung kepada supir yang dituakan di SPBU Tinombo," sebut nya.

Namun anehnya, Kapolsek Tinombo tidak memberikan klarifikasi atau bantahan atas dugaan permainan solar subsidi yang diduga mengalir ke praktek pertambangan emas ilegal yang menjadi isu utama.

Sementara itu, penanggungjawab SPBU Tinombo, Anto belum dapat dihubungi. Konfirmasi via pesan WhatsApp belum mendapat respon, masih centang satu.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini