Sulawesitoday - Pernahkah kamu membayangkan sensasi pusing luar biasa jika Bumi berhenti berputar?
Atau mungkin kamu bertanya-tanya, bagaimana bisa Bumi berputar dengan kecepatan tinggi tanpa membuat kita terlempar?
Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terlintas di benakmu saat mempelajari rotasi Bumi.
Bayangkan, Bumi berputar dengan kecepatan 1.670 kilometer per jam di khatulistiwa! Kecepatan ini setara dengan 465 meter per detik!
Jika dianalogikan dengan mobil, kecepatan ini sama seperti melaju di jalan tol tanpa henti selama 40 hari tanpa tidur!
Lalu, mengapa kita tidak merasakan pusing atau terlempar? Jawabannya terletak pada beberapa faktor:
1. Rotasi Bumi yang Mulus dan Konstan
Rotasi Bumi berlangsung dengan sangat mulus dan konstan.
Tidak ada akselerasi mendadak, sehingga tubuh kita tidak merasakan perubahan kecepatan yang signifikan.
Hal ini mirip dengan saat kamu berada di dalam pesawat yang terbang dengan kecepatan tinggi.
Kamu tidak merasakan pusing karena kecepatannya konstan.
2. Gravitasi Bumi Menahan Kita
Gravitasi Bumi menarik kita ke pusat Bumi dengan kekuatan yang jauh lebih besar daripada gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh rotasi Bumi.
Gaya sentrifugal ini adalah gaya yang mendorong benda keluar dari benda yang berputar.