• Selasa, 21 Juli 2026

Kerjasama Tagana dan PMI Tangani Pengungsi Banjir Bandang di Sulawesi Tengah

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Selasa, 25 Juni 2024 | 14:01 WIB
Foto: Tagana Parigi Moutong menyiapkan 1.500 bungkus makanan siap saji untuk pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Toribulu. Koordinator Tagana Parigi Moutong, Irwan, mengoordinasikan bantuan tersebut dengan Dinas Sosial dan PMI pada tanggal 25 Juni 2024 di Desa Sienjo. (Aswadin)
Foto: Tagana Parigi Moutong menyiapkan 1.500 bungkus makanan siap saji untuk pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Toribulu. Koordinator Tagana Parigi Moutong, Irwan, mengoordinasikan bantuan tersebut dengan Dinas Sosial dan PMI pada tanggal 25 Juni 2024 di Desa Sienjo. (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Kerjasama Tagana dan PMI Tangani Pengungsi Banjir Bandang di Sulawesi Tengah


Tagana Distribusikan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi


Sulawesitoday - Pada 25 Juni 2024, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Parigi Moutong di Sulawesi Tengah berupaya membantu para korban banjir bandang di Desa Sienjo dan Sibalago, Kecamatan Toribulu.

Mereka menyiapkan 1.500 bungkus makanan siap saji. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat banjir bandang Desa Sienjo dan Sibalago.

Upaya Bersama dan Ketersediaan Logistik


Menurut Koordinator Tagana Parigi Moutong, Irwan, penyiapan makanan siap saji ini mulai efektif dilakukan pada hari ketiga pasca-banjir bandang.

"Tagana Dinas Sosial dan PMI ditugaskan membantu penanganan banjir di Kecamatan Toribulu," ujarnya di Sienjo.

Dengan dukungan 25 personel dapur umum, makanan ini disiapkan untuk kebutuhan pagi, siang, dan malam.

Fasilitas Pengungsian dan Tantangan di Lapangan


Pengungsi saat ini ditempatkan di kantor desa karena rumah mereka masih dipenuhi material lumpur akibat banjir dan kesulitan mengakses air bersih.

Selain makanan siap saji, dapur umum Tagana juga didukung satu ton beras dari Dinas Pangan Parigi Moutong, yang cukup untuk beberapa hari ke depan.

Sinergi dan Pendataan Warga Terdampak


Dalam hal logistik dan makanan, Tagana Parigi Moutong bekerja sama dengan Tagana Sulteng yang mengirimkan 35 personel tambahan untuk dapur umum.

"Termasuk Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) di Kecamatan Toribulu membantu kami mendata warga terdampak," terang Irwan.

Data Sementara dan Penetapan Masa Tanggap Darurat


Menurut data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, terdapat 246 Kepala Keluarga (KK) atau 738 jiwa yang terdampak banjir di dua desa tersebut.

Sebanyak 372 jiwa mengungsi di Desa Sibalago dan 90 jiwa di Desa Sienjo.

"Langkah utama dilakukan pada penanganan darurat bencana salah satunya bantuan makanan siap saji, karena situasi tidak kondusif dan warga belum bisa leluasa beraktivitas," tambah Irwan.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah menetapkan masa tanggap darurat banjir bandang selama 14 hari ke depan, mulai 24 Juni hingga 7 Juli 2024.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini