Para mahasiswa menolak revisi UU Pilkada yang dianggap sebagai upaya terselubung untuk meloloskan calon kepala daerah yang tidak memenuhi kriteria usia.
Mereka menegaskan komitmen mereka dalam menjaga integritas demokrasi di Indonesia dengan mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) agar tetap sesuai konstitusi.
Aksi ini menjadi salah satu rangkaian dari rencana demonstrasi di enam lokasi berbeda di Makassar yang diperkirakan akan menyebabkan kemacetan lalu lintas pada hari ini.
Poster dan video "Peringatan Darurat" yang viral di media sosial sejak 21 Agustus 2024 malam memicu keprihatinan publik dan memperkuat semangat demonstrasi ini.
Kota Makassar menjadi pusat perhatian karena unjuk rasa besar-besaran yang digelar sebagai bentuk protes terhadap RUU Pilkada yang telah disepakati oleh DPR.
Artikel Terkait
Peringatan Darurat Garuda Biru Viral Banjiri Medsos: Dukungan Mahasiswa Indonesia Terhadap Putusan MK di Pilkada 2024
Viral Cuitan Refly Harun Soal Peringatan Darurat Indonesia di Twitter, Kritik Langkah DPR Anulir Putusan MK Soal Pilkada 2024
Viral Massa Demo Peringatan Darurat di Makassar Sempat Dibubar Paksa Polisi, Tindakan Represif Memicu Aksi Lanjutan