• Kamis, 4 Juni 2026

Pendiri Telegram Pavel Durov Ditangkap di Paris, Dituduh Gagal Kendalikan Aktivitas Kriminal di Platformnya

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Senin, 26 Agustus 2024 | 21:20 WIB
Pavel Durov, pendiri Telegram, ditangkap di Paris karena tuduhan gagal memoderasi konten kriminal di platformnya. #Telegram #PavelDurov #Paris (Amirullah)
Pavel Durov, pendiri Telegram, ditangkap di Paris karena tuduhan gagal memoderasi konten kriminal di platformnya. #Telegram #PavelDurov #Paris (Amirullah)

Sulawesitoday - Pavel Durov, salah satu pendiri aplikasi pesan Telegram, ditahan oleh otoritas Prancis pada Sabtu setelah mendarat di bandara Paris-Le Bourget dengan pesawat pribadi dari Baku, Azerbaijan.

Penahanan Pavel Durov ini terkait tuduhan kegagalannya dalam memoderasi aktivitas kriminal yang terjadi di platform Telegram.

Latar Belakang Penangkapan Durov

Pavel Durov, pengusaha teknologi kelahiran Rusia berusia 39 tahun, dikenal sebagai salah satu pendiri Telegram dan jaringan media sosial VKontakte. Pada tanggal 24 Agustus 2024, Durov ditahan di bandara Paris-Le Bourget setelah tiba dari Baku, Azerbaijan.

Penahanan ini dilaporkan terjadi karena tuduhan bahwa Telegram, di bawah kepemimpinannya, gagal dalam memoderasi aktivitas ilegal, termasuk penipuan, perdagangan narkoba, perundungan siber, dan kejahatan terorganisasi.

Baca Juga: Kenapa Telegram tidak bisa login? Ini jawaban dan solusinya

Menurut laporan kantor berita AFP, tuduhan terhadap Durov juga mencakup promosi terorisme dan penipuan.

Profil Pavel Durov dan Perjalanan Karir

Pavel Durov memulai kariernya dengan mendirikan VKontakte pada tahun 2007 di St Petersburg, Rusia. Pada tahun 2014, ia meninggalkan Rusia setelah menolak memberikan akses ke data aktivis pro-demokrasi Ukraina kepada pemerintah Rusia.

Setelah itu, ia berfokus pada Telegram, yang didirikannya bersama saudaranya, Nikolai Durov.

Telegram dengan cepat menjadi salah satu aplikasi pesan paling populer di dunia dengan hampir satu miliar pengguna aktif, terkenal dengan kebijakan moderasi minimal dan privasi tinggi. Menurut Forbes, Durov memiliki kekayaan sekitar $15,5 miliar.

Baca Juga: Tidak Perlu Aplikasi Tambahan. Mengirim Aplikasi Lewat Telegram Juga Bisa

Kritik terhadap Moderasi Telegram

Telegram sering dianggap sebagai platform yang aman bagi mereka yang mencari privasi dan kebebasan berbicara. Namun, kebijakan moderasi minimal ini juga telah dikritik karena dianggap memberikan ruang bagi aktivitas kriminal dan ekstremisme.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini