Selain fokus pada UPT Kemenkumham, agenda kunjungan ini juga memberikan perhatian pada komunitas ibu-ibu penenun Tenun Ikat Donggala. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap kearifan lokal, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ibu-ibu ini bukan sekadar penenun, tetapi juga pahlawan yang membawa budaya lokal ke panggung nasional.
Harapan dari Kunjungan Menkumham: Sebuah Langkah untuk Kinerja Lebih Baik
Kehadiran Menkumham Supratman di Palu diharapkan bukan hanya menjadi seremoni belaka. Banyak pihak berharap ini menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperkuat kinerja UPT Kemenkumham di Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan semangat baru bagi masyarakat yang tengah berusaha bangkit dari berbagai tantangan.
Menurut Hermansyah Siregar, kunjungan ini adalah awal dari berbagai hal positif yang bisa diraih ke depannya. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan dampak positif bagi kinerja UPT kami ke depannya,” tegasnya.
Semoga kunjungan kerja ini dapat menghasilkan output nyata yang tidak hanya dirasakan oleh pihak Kemenkumham tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.
Artikel Terkait
Sinergi Kemenkumham Sulteng dan Pemda Banggai, Tingkatkan Layanan Hukum dan HAM untuk Masyarakat