Sulawesitoday - Kondisi Jalan Dewi Sartika di Palu Selatan, tepatnya di Kelurahan Birobuli, semakin memprihatinkan. Para pengendara yang melintasi jalan ini dihadapkan pada bahaya nyata setiap harinya. Puluhan lubang besar dengan diameter mencapai 50 cm dan kedalaman hingga 10 cm tersebar di sepanjang 3 kilometer jalan ini, membuat perjalanan menjadi sangat berisiko.
Lubang-lubang ini tidak hanya mengganggu, tapi juga mengancam keselamatan. "Kalau pas hujan, lubang-lubang ini tertutup air, jadi tidak kelihatan. Kita sering lihat pengendara motor tiba-tiba jatuh karena terjebak," ungkap seorang pengendara motor yang melintas di dekat SMA Negeri 3 Palu.
Baca Juga: Penggerebekan Mengejutkan! Bukti Prostitusi di Warkop Maros Terungkap dari Obat Batuk dan Matras
Memang, saat hujan deras, air menggenangi lubang-lubang ini, membuat mereka sulit terlihat oleh pengendara yang mungkin sedang terburu-buru atau tidak mengetahui kondisi jalan.
Saat cuaca panas, situasinya pun tak kalah buruk. Aspal yang terkelupas menghasilkan debu tebal yang bertebaran setiap kali kendaraan melintas, mengganggu penglihatan dan pernapasan warga. Kondisi ini diperparah oleh arus lalu lintas yang terhambat karena banyak pengendara memperlambat kendaraan demi menghindari lubang-lubang tersebut.
Jalan rusak ini jelas-jelas membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua. Tidak sedikit kecelakaan kecil hingga serius terjadi akibat pengendara terjebak dalam lubang yang tidak terlihat, terutama saat malam hari atau ketika hujan deras.
Pengendara motor menjadi kelompok yang paling rentan, karena hilangnya keseimbangan setelah roda depan mereka jatuh ke lubang bisa berujung pada kecelakaan serius.
Warga berharap, pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan ini. Mereka sudah terlalu lama menunggu tindakan nyata.
"Kami hanya bisa berharap jalan ini segera diperbaiki sebelum ada korban yang lebih parah lagi," ujar seorang pedagang yang setiap hari melewati jalur ini untuk berjualan di pasar setempat.
Dalam kondisi seperti ini, keselamatan pengendara bukanlah hal yang bisa diabaikan. Jalan yang aman dan layak adalah hak setiap warga kota. Terlebih, Jalan Dewi Sartika merupakan salah satu jalur yang cukup ramai, karena terletak di kawasan strategis dekat dengan sekolah dan Lapas Kelas IIA Palu. Dengan demikian, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk segera bertindak.
Artikel Terkait
Rombongan Calon Gubernur Papua Dihadang Warga, Diminta Rp 1 Miliar untuk Lewat
Lewat Negosiasi, Polisi Berhasil Buka Akses Jalan dari Pemalangan Rp 1 Miliar di Dogiyai
Waspada Pemalsuan Meterai di Seleksi PPPK 2024, Ini yang Harus Anda Ketahui!
Licik! Pasutri Ini Sulap Warkop Jadi Lokasi Prostitusi Terselubung di Maros
Penggerebekan Mengejutkan! Bukti Prostitusi di Warkop Maros Terungkap dari Obat Batuk dan Matras