Berita Sulawesitoday - Kecelakaan melibatkan kendaraan dinas Inspektorat Kabupaten Banggai menjadi sorotan utama pagi itu. Mobil Toyota Innova yang dikemudikan oleh AL (50), warga Desa Eteng, mengalami kerusakan parah setelah bersenggolan dengan Daihatsu Grand Max pick up. Kecelakaan ini terjadi di jalan menikung tajam di Desa Poh, Kecamatan Pagimana, Sulawesi Tengah, pada Senin (14/10/2024) sekitar pukul 09.05 Wita.
Kecelakaan ini tentu menimbulkan perhatian publik, terutama karena salah satu kendaraan adalah milik pemerintah.
Dalam kecelakaan ini, meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan yang dialami kedua kendaraan tidak dapat dianggap sepele. Mobil dinas Toyota Innova mengalami kerusakan serius di bagian depan sebelah kanan, termasuk pecahnya ban depan dan patahnya tirot—komponen penting dalam sistem kemudi.
"Innova rusak cukup parah, dengan kerusakan di kanan depan dan pecah ban," ujar Kapolsek Pagimana, AKP Laata, yang memimpin penanganan di tempat kejadian.
Baca Juga: Detik-Detik Mengerikan! Lansia 72 Tahun Ditikam Keponakannya Sendiri di Tengah Cekcok Sengketa Tanah
Di sisi lain, pick up yang dikemudikan oleh FT (40) warga Kelurahan Pagimana, juga tidak kalah parahnya. Bagian depan kendaraan itu mengalami ringsek, serta patah dan long tirot.
"Pick up juga rusak berat di bagian depan, tirot patah, dan kendaraan ringsek," tambah AKP Laata. Dengan kerusakan material yang cukup signifikan, insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra saat berkendara, terutama di jalur yang berliku seperti di Desa Poh.
Penting dicatat, meskipun kendaraan dinas sering dianggap lebih tangguh, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa mereka juga rentan terhadap kerusakan serius dalam kecelakaan seperti ini. Fakta bahwa kedua kendaraan mengalami kerusakan pada sistem kemudi menunjukkan betapa kerasnya dampak tabrakan tersebut.
Selain itu, posisi jalan yang menikung dan kondisi jalan yang mungkin tidak sepenuhnya ideal, menjadi faktor lain yang memperburuk situasi. Walaupun tak ada korban jiwa, kerugian material akibat kerusakan mobil dinas jelas menambah beban biaya perbaikan.
Baca Juga: Gagal Hadir, Gugur! Inilah Aturan Ketat Waktu dan Registrasi Peserta SKD CPNS Kemenkumham 2024
Seperti yang sering terjadi, kecelakaan ini mengingatkan kita bahwa tidak peduli seberapa berpengalaman pengemudi, kecelakaan bisa terjadi kapan saja.
"Dalam kejadian ini, kami kembali menghimbau semua pengendara untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman, terutama di tikungan tajam seperti ini," imbau AKP Laata, menekankan pentingnya berhati-hati di jalur yang rawan kecelakaan.
Artikel Terkait
Jangan Langgar Aturan! Operasi Zebra Tinombala 2024 Fokus Edukasi dan Penegakan Hukum Lalu Lintas
Gagal Hadir, Gugur! Inilah Aturan Ketat Waktu dan Registrasi Peserta SKD CPNS Kemenkumham 2024
Ratusan Tenaga TPOP Sulsel Geruduk Kantor SDA CKTR! Menuntut Kejelasan Seleksi PPPK yang Dianggap Tak Transparan
Detik-Detik Mengerikan! Lansia 72 Tahun Ditikam Keponakannya Sendiri di Tengah Cekcok Sengketa Tanah
Terbongkar! Modus Korupsi dalam Pengadaan Alat Laboratorium FK Untad, Kejati Sulteng Ungkap Fakta Mengejutkan