Namun, dalam beberapa kasus, Prabowo mengakui ada kalanya ia memberikan kelonggaran. Dengan nada setengah bercanda, ia menceritakan saat akhirnya meloloskan permintaan lima anggota DPRD kabupaten yang memelas agar diizinkan untuk satu kali studi banding. Prabowo mengatakan, meskipun mereka akhirnya diizinkan, ia tetap mengingatkan bahwa ini adalah kesempatan terakhir.
Pengalaman ini pun menunjukkan bahwa meskipun ada pembatasan, masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pejabat untuk memperoleh izin kunker.
Mahfud dan Prabowo sepakat bahwa pembatasan kunjungan kerja ini penting untuk memastikan bahwa dana publik dialokasikan secara lebih bijak dan efektif. Mahfud berharap kebijakan baru yang lebih tegas dapat dikeluarkan, yang nantinya dapat mengurangi beban pegawai KBRI dan meningkatkan efisiensi anggaran negara.
Artikel Terkait
Korban Terjamin Santunan, Jasa Raharja Respon Cepat Kecelakaan Mobil dan Truk Ekspedisi di Tol Pemalang-Batang
Kejadian Langka Fenomena Alam Akibat Perubahan Musim, Ratusan Ikan Naik ke Daratan di Carita
Bus Sekolah Terguling di Tapanuli Utara, Satu Pelajar Meregang Nyawa, Tiga Luka
Hasto Sindir Luthfi-Yasin Butuh 'Leverage' Jokowi! PDIP: Pemimpin Lemah Mental Tak Layak Pimpin Jateng
Polisi Tangkap 2 Tersangka Baru, Kasus Penyalahgunaan Wewenang Komdigi Makin Dalam! 16 Orang Terseret