“Pupuk ilegal ini memang lebih murah, tapi bisa membuat tanah menjadi ‘haus’ dan tidak subur. Jadi, bila nanti petani memakai pupuk resmi, efeknya bisa terhambat,” paparnya.
Penggerebekan ini menjadi salah satu bukti nyata Polda Kalsel dalam mendukung kebijakan nasional di bawah program Asta Cita Presiden. Program ini telah menjadi prioritas di seluruh jajaran kepolisian, yang diperintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk menindak segala bentuk pelanggaran, baik dalam perdagangan domestik maupun ekspor-impor. Melalui tindakan ini, Polda Kalsel berupaya keras memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat, khususnya petani lokal.
Artikel Terkait
Kasus Guru Honorer Aniaya Siswa Diselesaikan Damai! Bupati Konawe Selatan Ajak Warga Saling Memaafkan
Saksikan Perjalanan Maliq & D’Essentials dalam Kapsul Waktu"Orkes Semesta! Temukan Cerita tak Terungkapnya di Sini
Hakim Tolak Eksepsi, Vivi dan Asrul Terjerat Pembunuhan Keji! Bukti Dakwaan Terbukti Kuat
MiChat Jadi Alat Perantara Prostitusi Online, Lima Muncikari Ditangkap di Kos Gorontalo
Viral, Guru di Kota Sorong Didenda Rp100 Juta Usai Unggah Video Siswa Menggaris Alis di Kelas! Orang Tua Murka dan Tuntut Keadilan