Sulawesitoday - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mengusulkan penetapan Desa Pandelalap, Kecamatan Moutong, sebagai wilayah Tanggap Darurat (TD) Terbatas menyusul banjir berulang yang melanda selama sepekan terakhir. Rekomendasi tersebut disampaikan Plh. Kepala Pelaksana BPBD, Mohamad Rivai, di kantornya, beberapa waktu lalu.
“Sesuai arahan Pj. Bupati, kami mendapat kewenangan penuh untuk memperbaiki tanggul di DAS Tuladenggi. Titik jebol di beberapa lokasi menjadi pemicu utama banjir,” ungkap Rivai. Dalam tujuh hari terakhir, wilayah tersebut enam kali terendam, dengan ketinggian air yang naik sejak pukul 19.00 WITA hingga surut menjelang pukul 10.00 WITA keesokan harinya.
Dampak banjir di Desa Tuladenggi mencapai 164 kepala keluarga atau sekitar 574 jiwa. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD mencatat mayoritas warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat sehingga belum ada penyaluran logistik atau dapur umum. “Kami juga berkoordinasi erat dengan Dinas Kesehatan untuk menangani kasus penyakit kulit pasca-banjir,” tambah Rivai.
Selain masalah kesehatan, BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum telah menggelar rapat lintas instansi untuk merancang perbaikan tanggul dan saluran air. Apabila rekomendasi status TD Terbatas disetujui, BPBD siap menyiapkan peralatan berat serta alokasi anggaran darurat.
Gelombang banjir tak hanya terjadi di Tuladenggi. Pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 17.09 WITA, air meluap di Desa Pebounang, Kecamatan Palasa. Data BPBD mencatat enam KK (24 jiwa), termasuk satu balita dan dua lansia, terdampak signifikan—lima KK terpaksa mengungsi. Dua jembatan penghubung putus, gedung SMP Satu Atap mengalami kerusakan, dan pipa Pamsimas terputus.
Baca Juga: Terduga Pelaku Pembacokan Mantan Kades di Parigi Moutong Nyaris Diamuk Massa di Sel Polsek Torue
Menanggapi hal itu, tim lapangan BPBD segera melakukan evakuasi ringan dan pembenahan darurat pada infrastruktur kritis. “Anggota kami bekerja nonstop untuk membuka akses jalan dan mengamankan sumber air bersih,” ujar Rivai.
Ke depan, BPBD Parigi Moutong terus memantau situasi sambil meningkatkan sinergi lintas OPD. Masyarakat diimbau tetap waspada, melaporkan kerusakan tanggul, serta mengikuti petunjuk evakuasi jika tanda-tanda banjir kembali muncul.