berita

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Kantor Bupati Morowal, Tiang Teras Ambruk

Sabtu, 26 April 2025 | 15:25 WIB
Kantor Bupati Morowali dilalap api usai korsleting; Damkar dan Brimob padamkan dalam 20 menit, kerusakan tiang teras, korban jiwa nihil.

Sulawesitoday - Kantor Bupati Morowali, Sulawesi Tengah, dilalap api pada Jumat malam (25/4/2025), diduga akibat korsleting listrik.

Sebelum kobaran nyala membesar, sejumlah saksi sempat mendengar suara ledakan dari sisi teras bangunan utama.

Kapolres Morowali AKBP Suprianto menyebut kemungkinan awal kebakaran muncul dari sistem kelistrikan.

“Kemungkinan besar korsleting jadi penyebabnya,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (26/4/2025).

Menurut Suprianto, titik api pertama terlihat pada pukul 20.38 WITA. Ghalbi, teknisi AC yang berada di lokasi, menyaksikan percikan api disusul ledakan kecil di tiang balkon teras kantor bupati.

“Api muncul di tiang balkon, lalu terdengar ledakan,” kata Ghalbi.

Ghalbi segera meminta pengawas pengerjaan AC untuk menghubungi petugas Satpol PP yang piket.

Seketika, petugas piket mengontak kantor Pemadam Kebakaran Morowali. Empat unit mobil damkar tiba beberapa menit kemudian dan langsung “turun tangan” melakukan pemadaman.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit. Setelah api padam, petugas Damkar menjalankan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada bara tersisa.

Tidak berselang lama, satu unit water cannon milik Satbrimob Batalyon C turut dikerahkan untuk memaksimalkan pemadaman dan mencegah kobaran api kembali menyala.

Pada pukul 21.25 WITA, personel Polres Morowali datang ke lokasi, melakukan sterilisasi area, serta memasang garis polisi untuk mencegah kerumunan dan menjaga kepentingan penyelidikan.

Akibat insiden ini, tiang serta plafon teras depan kantor bupati mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga: Hujan Deras Bawa Kayu Gelondongan, 7 Rumah di Silae Kota Palu Terendam Begini Aksi Warga

Meski demikian, sejumlah saksi memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini