Selain pengamanan fisik di lokasi aksi, unit intelijen bekerja mengawasi potensi provokasi di media sosial dan lapangan.
Tim medis dan lalu lintas pun standby demi kelancaran arus kendaraan.
Djoko menegaskan, “Kami berharap peserta aksi menyalurkan aspirasi secara tertib, menghormati hak pengguna jalan, dan bersama-sama menjaga kondisi tetap aman.”
Dengan upaya terpadu itu, Polda Sulteng optimis May Day 2025 di ketiga lokasi akan usai tanpa gangguan berarti, sehingga kondusivitas Sulawesi Tengah terjaga.