berita

Satu Jamaah Haji Kloter 20 Jawa Timur Meninggal Saat Penerbangan Menuju Madinah

Jumat, 9 Mei 2025 | 01:07 WIB
Jemaah haji asal Sidoarjo wafat saat penerbangan ke Madinah. Kepergian yang mengharukan, menuju kota suci, tak sampai menginjak tanahnya.

Sulawesitoday - Subuh itu, Bandara Juanda ramai dengan iring-iringan doa. Kloter 20 jemaah haji asal Jawa Timur bersiap menempuh perjalanan panjang menuju tanah suci. Tapi tak semua dari mereka sampai ke tujuan.

Nur Fadilah, calon jemaah dari Kecamatan Taman, Sidoarjo, justru menemui ajalnya di udara—tepat saat pesawat SV5323 milik Saudi Arabia Airlines mengangkasa menuju Madinah, Kamis (8/5) pagi.

Kabar duka itu bukan datang dari pengumuman resmi pemerintah, melainkan dari unggahan mantan Menpora Imam Nahrawi di akun Instagram pribadinya. Imam menyampaikan rasa kehilangan sekaligus penghormatan terakhir untuk sosok yang dikenal dekat dalam lingkungan KBIH Rohmatul Ummah.

“Pagi ini di atas pesawat Saudi Arabia SV5323 jam 07.00-an waktu setempat, wafat Ibu Nyai Nur Fadilah,” tulisnya. Kalimat pendek, tapi berat.

Ia tak lupa menambahkan doa: semoga almarhumah dimakamkan di Madinah Almunawwaroh, kota para nabi, tempat jutaan manusia menumpahkan rindu kepada Sang Rasul.

Kepergian Fadilah, meski dalam suasana sakral ibadah haji, tetap menyisakan getir. Ia adalah bagian dari kloter SUB-20, yang semula penuh semangat dan harapan. Namun takdir berkata lain.

Di tengah lantunan dzikir dan harapan di udara, ia menutup usia—di langit suci menuju tanah yang ia rindukan.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Larang Wisuda PAUD–SD, Pilih Kegiatan Kreatif untuk Kurangi Beban Orang Tua

Bagi sebagian, wafat di tanah suci adalah anugerah. Tapi bagi keluarga di rumah, kabar ini tentu membawa kepedihan. Wajah yang tak akan lagi pulang, langkah yang tak sempat menyentuh Masjid Nabawi, dan doa-doa yang kini mengantar dari jauh.

Tak ada sambutan meriah di Madinah untuk Nur Fadilah. Tapi mungkin, di langit yang lebih tinggi, ia sudah lebih dulu disambut oleh rahmat Tuhan.

Terkini