Sulawesitoday - Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Aziz, secara resmi melepas 197 calon jemaah haji Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (20 Mei 2025), di Auditorium Kantor Bupati.
Acara ini turut dihadiri Tenaga Kesehatan Haji Daerah, Tenaga Kesehatan Haji Indonesia, serta Pembimbing Ibadah Haji Indonesia sebagai pendamping para calon jemaah.
Dalam sambutannya, Abdul Aziz mengawali dengan ungkapan syukur atas kesempatan menunaikan Rukun Islam kelima bagi warga Parigi Moutong.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang mendapat panggilan Ilahi untuk menapaki Tanah Suci,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan semata rutinitas, melainkan perjalanan spiritual yang mendewasakan. “Keikhlasan, kesabaran, dan kepekaan sosial adalah bekal utama. Jaga stamina, kekompakan, serta patuhi arahan petugas agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar,” pesan Abdul Aziz.
Ia juga menegaskan peran penting para jemaah sebagai duta daerah. “Tunjukkan akhlak mulia, sikap santun, dan semangat ukhuwah Islamiyah. Jadilah cermin kebanggaan Kabupaten Parigi Moutong di hadapan jamaah dari seluruh penjuru Nusantara,” tambahnya.
Pelaksanaan pelepasan ini dipersiapkan dengan cermat, meliputi koordinasi bersama petugas kesehatan dan pembimbing ibadah. Dukungan penuh diberikan agar setiap jemaah dapat memanfaatkan momen suci ini dengan sebaik-baiknya, mendulang berkah, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
Baca Juga: Yayasan Fajrul Islam, Satu-satunya KBIH Bersertifikat Siap Kawal 45 Jemaah Haji Parigi Moutong
Mengakhiri sambutan, Abdul Aziz menitipkan doa agar para jemaah mendoakan keamanan dan kesejahteraan daerah. “Mari kita panjatkan doa bersama agar Parigi Moutong senantiasa aman, kondusif, dan makmur. Semoga saudara-saudara sekalian meraih haji mabrur,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan dan ridha Ilahi, pelepasan calon jemaah haji tahun 1446 H ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah mendukung ibadah masyarakat. Doa tulus menyertai langkah mereka menuju Baitullah, sekaligus menjadi pengingat seluruh elemen untuk terus bergandeng tangan membangun daerah tercinta.