berita

Mega Proyek Rp 162 T: KAAN, Pesawat Tempur Siluman Pilihan Baru Militer Indonesia

Senin, 16 Juni 2025 | 10:12 WIB
Angin segar berhembus kencang di lorong-lorong Kementerian Pertahanan Indonesia. Nota kesepahaman (MoU) dengan Sekretariat Industri Pertahanan Turki diteken, membuka keran potensi akuisisi Jet Tempur

Sulawesitoday - Angin segar berhembus kencang di lorong-lorong Kementerian Pertahanan Indonesia. Nota kesepahaman (MoU) dengan Sekretariat Industri Pertahanan Turki diteken, membuka keran potensi akuisisi Jet Tempur KAAN Generasi Ke-5 dari Turki.

Bukan main-main, Indonesia berencana memboyong hingga 48 unit pesawat buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) itu, dengan estimasi nilai transaksi mencapai US$10 miliar, setara dengan Rp162,2 triliun. Sebuah angka fantastis untuk sebuah lompatan militer yang ambisius.

Potensi pembelian ini, tak sekadar tentang angka. Ia menjadi penanda krusial dalam upaya modernisasi militer Indonesia, sekaligus mengencangkan ikatan pertahanan antara dua negara. Jet Tempur KAAN Generasi Ke-5 dari Turki, atau yang juga dikenal dengan julukan TF-X, merupakan proyek kebanggaan Ankara, sebuah ambisi besar untuk melahirkan pesawat tempur siluman domestik yang siap tempur.

Mengintip performanya, data dari Army Recognition dan sumber lain menyebut purwarupa awal hingga model produksi Jet Tempur KAAN Generasi Ke-5 dari Turki akan ditenagai oleh dua mesin F110-GE-129 racikan GE Aerospace Amerika Serikat. Konfigurasi mesin ganda ini, ibarat dua jantung kuat yang memompa daya, memungkinkan KAAN melesat di kecepatan supersonik, menembus Mach 1.8 atau sekitar 2.200 kilometer per jam. Cepat, senyap, mematikan.

Di balik kecepatan buasnya, desain siluman (stealth) menjadi mahkota utama KAAN. Ia dirancang untuk mengusir jejak radar, membuat musuh sulit menjejakinya di langit biru. Sebagai jet tempur generasi kelima, KAAN diharapkan berbekal avionik canggih, sistem sensor terintegrasi, dan kemampuan jaringan data superior, senjata ampuh untuk menghadapi ancaman modern yang semakin kompleks.

Proyek pengembangan KAAN sendiri masih terus bergulir di markas Turki. Mereka menargetkan pesawat ini untuk mengisi posisi F-16 yang mulai menua, serta menjadi tulang punggung kekuatan udara di masa depan. Meski detail spesifikasi dan kemampuan operasional penuh KAAN masih dalam tahap uji coba, minat serius Indonesia adalah bentuk kepercayaan terhadap platform canggih ini.

Namun, di balik optimisme, ada beberapa PR yang menanti. Integrasi sistem persenjataan, kemampuan interoperability dengan alutsista yang sudah dimiliki Indonesia, serta keberlanjutan dukungan teknis dan pemeliharaan jangka panjang dari Turki, menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa dipandang enteng.

Baca Juga: Indonesia Borong 48 Jet Tempur KAAN, Turki Sumringah

#Infografik

Jet Tempur KAAN: Apa yang Perlu Anda Tahu?

Desain Siluman: Peredam jejak radar, penetrasi medan perang lebih baik.

Avionik Canggih: Kokpit modern, tampilan multifungsi, kontrol fly-by-wire.

Sensor Terintegrasi: Radar AESA, IRST, dan sistem peringatan ancaman.

Kemampuan Jaringan: Pertukaran data real-time antar aset udara dan darat.

Halaman:

Tags

Terkini