berita

Istana Evaluasi Rangkap Jabatan Angga Raka, Putusan MK Jadi Pertimbangan Utama

Kamis, 18 September 2025 | 13:09 WIB
Istana evaluasi rangkap jabatan Angga Raka sebagai Kepala BKP, Wakil Menteri Komdigi, dan Komisaris Telkom. Putusan MK jadi acuan utama

Sulawesitoday - Istana Negara akhirnya buka suara. Rangkap jabatan Angga Raka Prabowo akan dievaluasi menyeluruh. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP) yang baru ini masih menjabat Wakil Menteri Komdigi. Belum lagi posisinya sebagai Komisaris Utama Telkom.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi tegas. Evaluasi akan berjalan dua arah. Aspek hukum menjadi prioritas utama. Fungsi jabatan turut dipertimbangkan matang.

"Tidak ada yang kebal hukum," tegas Prasetyo di Kompleks Istana, Kamis (18/9). Rangkap jabatan akan disesuaikan jika melanggar aturan. Namun ada irisan fungsi strategis. Komunikasi pemerintah dan digital saling berkaitan erat.

Putusan MK Mengubah Landscape Politik

Mahkamah Konstitusi telah berbicara. Putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025 mengatur ketat rangkap jabatan. Wakil menteri dilarang merangkap komisaris BUMN. Aturan ini berlaku sejak 28 Agustus 2025.

Masa transisi diberikan dua tahun penuh. Pejabat yang sudah merangkap dapat menyesuaikan diri. Angga masuk dalam kategori ini. Istana punya waktu hingga Agustus 2027.

Transformasi komunikasi pemerintah menjadi taruhan besar. BKP dibentuk untuk mengintegrasikan strategi komunikasi. Kantor Komunikasi Presiden resmi bertransformasi. Koordinasi antar-kementerian diharapkan lebih solid.

Kritik Publik Mengalir Deras

Organisasi antikorupsi mengangkat alis. Akademisi ikut menyuarakan keberatan. Rangkap jabatan dinilai berpotensi konflik kepentingan. Efektivitas kerja dipertanyakan.

"Tiga jabatan sekaligus terlalu berat," ujar pengamat tata negara dari Universitas Indonesia. Fokus kerja bisa terpecah. Kepentingan publik dan bisnis berisiko tumpang tindih.

Telkom Indonesia belum mengumumkan perubahan. Struktur komisaris masih tetap sama. Pasar saham merespons netral. Investor menunggu kepastian lebih lanjut.

Ekspektasi Tinggi Terhadap BKP

Presiden Prabowo menaruh harapan besar. Komunikasi publik harus lebih faktual. Hoaks dan disinformasi menjadi musuh utama. BKP diharapkan menjadi benteng informasi.

"Komunikasi yang jelas, itulah kunci," kata Prabowo saat pelantikan. Angga Raka dipercaya memimpin transformasi ini. Pengalaman di sektor digital menjadi modal utama.

Halaman:

Tags

Terkini