"Terima kasih sudah datang," ucap Prabowo. "Jaga kesehatan kalian."
Warga masih bertahan di lobby. Mereka tak mau pergi. Momen itu terlalu berharga untuk dilupakan begitu saja.
Refleksi Kebanggaan Diaspora
Interaksi sederhana di lobby hotel itu jadi viral. Video dan foto beredar cepat. Netizen Indonesia turut terharu.
Bagi para diaspora, kehadiran Prabowo membawa angin segar. Mereka yang tinggal jauh dari tanah air merasa dilibatkan.
"Presiden yang peduli," tulis salah satu diaspora di media sosial. "Meskipun sibuk, tetap menyapa kami."
Malam itu, Kuala Lumpur jadi saksi. Kehangatan antara pemimpin dan rakyatnya. Tanpa jarak. Tanpa sekat protokoler yang kaku.
Dan bagi Shafa, bocah yang bilang Prabowo "gemoy", momen itu akan dikenang selamanya. Foto bersamanya kini jadi harta paling berharga.
Diplomasi memang urusan negara. Tapi sentuhan humanis seperti inilah yang bikin rakyat merasa diperhatikan.
Baca Juga: DPR Tolak Wacana Bahasa Portugis Wajib di Sekolah, Usulkan Fokus Bahasa Inggris dan Mandarin