berita

Mekanisme At Cost Jadi Senjata BGN Cegah PHK Relawan Dapur di Tengah Penyusutan Penerima Manfaat MBG

Sabtu, 6 Desember 2025 | 16:24 WIB
Mekanisme at cost BGN lindungi relawan SPPG dari PHK. Temuan 227 dapur di Banyumas jadi studi kasus. Dampak ekonomi MBG capai 1,9 juta lapangan kerja.

Arief Anshori Yusuf, ahli dari DEN, mengungkap angka mengejutkan. Program MBG menciptakan 1,9 juta lapangan kerja baru. Kemiskinan turun signifikan hingga 5,8 persen.

"Program ini sangat bagus sekali dalam konteks pro-job," ujar Arief pada 19 Maret silam. "Jadi menciptakan lapangan pekerja baru itu sampai 1,9 juta."

Angka 1,9 juta bukan main-main. Itu setara dengan populasi beberapa provinsi kecil. Penyerapan tenaga kerja terjadi di berbagai level. Mulai dari relawan dapur yang memasak. Pemasok bahan baku yang mengirim sayuran. Petani lokal yang menanam komoditas.

Distributor logistik juga kebanjiran orderan. Pedagang pasar tradisional merasakan dampaknya. Warung-warung kecil ikut menikmati limpahan rezeki. Rantai ekonomi bergerak dinamis dan masif.

"Lalu kemudian kemiskinan itu bisa berkurang sampai menjadi 5,8 persen kalau roll out-nya benar," tambah Arief. "Ketimpangan juga akan sangat berkurang."

Penurunan angka kemiskinan 5,8 persen sangat signifikan. Dalam konteks Indonesia dengan populasi 280 juta jiwa, itu berarti jutaan orang terangkat dari garis kemiskinan. Ketimpangan ekonomi juga menyempit drastis.

Program MBG kini melebarkan sayapnya lebih luas. Bukan hanya siswa sekolah yang diuntungkan. Kelompok-kelompok rentan mendapat perhatian khusus.

Masyarakat miskin masuk daftar prioritas. Penyandang disabilitas tidak terlupakan. Para lansia yang rawan gizi mendapat jatah. Anak-anak putus sekolah juga dijangkau. Bahkan anak jalanan dan anak pemulung ikut terlindungi.

Ekspansi target ini memperkuat karakter inklusif MBG. Program ini tidak diskriminatif. Semua warga negara berhak mendapat gizi layak. Tanpa memandang status sosial ekonomi.

Baca Juga: Istana Tegaskan Tim Koordinasi MBG Bukan Pengganti Badan Gizi Nasional

Halaman:

Tags

Terkini