berita

Masjid Pesantren Aceh Tamiang Selamatkan Ratusan Jiwa, Tahan Jutaan Kayu saat Banjir Bandang

Selasa, 23 Desember 2025 | 17:07 WIB
Masjid pesantren Aceh Tamiang viral jadi benteng banjir bandang. Tahan jutaan kayu, selamatkan ratusan jiwa. Anies & Arie turun langsung.

"Di bawah ini masih tinggi, Pak," kata warga itu. "Di bawah itu masih ada sekitar 10 anak tangga lagi." Ia menunjukkan ketinggian tumpukan kayu. Anies terlihat serius mendengarkan.

"Jadi semua kayu ini ditahan sama pesantren ini, Pak," lanjut warga. "Jadi benteng rakyat di sini." Anies mengangguk paham. Ia kemudian berkeliling melihat kerusakan.

Kunjungan Anies memicu respons publik. Banyak yang mengapresiasi perhatiannya. Namun ada juga yang bertanya: kapan solusi konkret datang?

Arie Untung: Satu Kampung Nyaris Lenyap

Influencer dan artis Arie Untung juga datang. Ia berkunjung beberapa hari setelah Anies. Tepatnya pada 19 Desember 2025. Arie mengunggah video di @ariekuntung.

"1 Kampung hampir hilang di Aceh Tamiang," tulis Arie. "Namun bangunan pesantren ini menjadi benteng penahan banjir kayu." Video itu ditonton ratusan ribu kali.

Arie menceritakan detail yang mengejutkan. Tumpukan kayu mencapai empat meter. Angka yang fantastis untuk ukuran bendungan alami. "Ini bukan kebetulan," kata Arie dalam video.

Ia juga melontarkan kritik pedas. "Andai yang menebang mau tanggung jawab merelokasinya," ucapnya. "Karena mereka sudah mengambil keuntungannya sedang musibahnya dirasakan warga."

Arie meyakini pemerintah akan bertindak. "Kalau melihat ini, aku yakin pemerintah akan marah," tegasnya. "Dan mengambil tindakan kepada mereka."

Pernyataan Arie memantik diskusi luas. Netizen ramai membahas soal penebangan liar. Banyak yang menuntut investigasi. Siapa yang bertanggung jawab atas jutaan kayu itu?

Dari Mana Datangnya Jutaan Gelondongan Kayu?

Pertanyaan ini menggantung di benak publik. Kayu sebanyak itu tak mungkin tumbuh alami. Apalagi dalam jumlah masif seperti itu. Diduga kuat, kayu-kayu tersebut berasal dari aktivitas penebangan di hulu.

Aceh Tamiang memiliki kawasan hutan luas. Beberapa area menjadi lokasi penebangan legal dan ilegal. Saat banjir datang, kayu-kayu tebangan hanyut. Mereka terbawa arus menuju hilir.

Aktivis lingkungan menyebut ini konsekuensi logis. Penebangan masif mengurangi daya serap tanah. Hutan yang gundul tak mampu menahan air. Akibatnya, banjir bandang terjadi.

Belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Namun foto-foto udara memperlihatkan kerusakan hutan di hulu. Beberapa area tampak gundul. Jejak alat berat juga terlihat.

Halaman:

Tags

Terkini