Di area pesantren, pemandangan mulai berubah. Halaman depan yang semula dipenuhi lumpur kini terlihat strukturnya. Ruang-ruang kelas sedang dalam tahap pembersihan lanjutan. Diproyeksikan, dalam beberapa hari ke depan aktivitas bisa dimulai kembali secara terbatas.
Namun tantangan belum sepenuhnya usai. Material endapan masih tersisa di beberapa titik. Kerusakan infrastruktur memerlukan perbaikan lebih lanjut. Estimasi pemulihan total membutuhkan waktu minimal dua minggu. Komitmen pemulihan bertahap terus digulirkan.
Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan responsivitas mereka. Setiap kebutuhan masyarakat terdampak dipetakan. Bantuan logistik terus disalurkan. Tim medis standby untuk layanan kesehatan darurat. Trauma healing juga disiapkan untuk santri dan warga.