View this post on Instagram
Sulawesitoday - Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 menghantam Kota Palu pada Selasa siang.
"Sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Lantai dan dinding rumah warga bergetar hebat saat patahan bumi di kedalaman sepuluh kilometer itu mendadak bergerak turun.
Pusat lindu dangkal ini berada di darat, tepatnya empat puluh dua kilometer arah tenggara Kota Palu.
Guncangan keras membuat warga panik berhamburan keluar ruangan demi menyelamatkan diri.
Skala pemodelan getaran menunjukkan wilayah Palu dan Sigi merasakan hantaman paling kuat.
Dua wilayah padat penduduk ini mengalami guncangan pada skala enam hingga tujuh MMI.
Baca Juga: Tsunami Minor Terdeteksi di Tiga Wilayah Pasca Gempa Sangihe Mag 7,7
Artinya getaran sanggup merubuhkan bagian bangunan yang lemah.
Beruntung gelombang laut teluk Palu terpantau aman pasca guncangan hebat.
BMKG memastikan analisis pemodelan gelombang menunjukkan lindu ini tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat diminta tidak panik berlebih namun tetap waspada.
"Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu," ujar Wijayanto mengingatkan warga.
Satu jam setelah guncangan utama, tanah di Sulawesi Tengah ternyata belum sepenuhnya tenang.