berita

10 Desa di Luwu Kembali Terendam! 375 Rumah Terdampak, Jalan Nasional Terputus

Rabu, 7 Agustus 2024 | 23:33 WIB
Banjir di Luwu pada 7 Agustus 2024 menyebabkan 375 rumah terendam, 10 desa terdampak, dan jalan nasional terputus./Tangkap layar facebook. (Muhammad Aqil Azizi)

 

Sulawesitoday – Banjir kembali melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menyebabkan ratusan rumah terendam dan arus lalu lintas terganggu.

Sebanyak 10 desa di empat kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, kembali terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam, 6 Agustus 2024.

Banjir ini mengakibatkan 375 rumah warga terendam, serta memutus arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Amson Pandolo, curah hujan yang tinggi mulai turun sekitar pukul 19.30 WITA.

Hujan deras ini menyebabkan beberapa sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 95 cm.

Banjir melanda desa-desa di Kecamatan Larompong, Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Suli Barat, dan Kecamatan Suli.

Di Kecamatan Larompong, desa yang terdampak antara lain Kelurahan Larompong, Desa Riwang, Desa Rante Belu, dan Desa Buntu Matabing.

Sementara itu, di Kecamatan Larompong Selatan, banjir merendam Desa Sampano, Desa Temboe, dan Desa Dadeko.

Di Kecamatan Suli Barat, Desa Muhajirin, Kelurahan Lindajang, Desa Buntu Barana, Desa Poringan, dan Desa Kaili menjadi wilayah yang terdampak.

Adapun di Kecamatan Suli, banjir hanya terjadi di Kelurahan Suli. Total 375 kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana ini.

"Saat ini, air sudah mulai surut, namun tim BPBD bersama TNI, Polri, dan pemerintah setempat masih melakukan pendataan dan asesmen di lapangan," kata Amson Pandolo pada Rabu pagi, 7 Agustus 2024.

Cuaca di sebagian wilayah Kabupaten Luwu saat ini masih terpantau hujan sedang.

Banjir yang terjadi juga berdampak pada ruas jalan nasional yang memicu kemacetan panjang hingga pagi hari.

Tags

Terkini