berita

Zainal Ahmad Hakim Berpengalaman Asal Kendari Pimpin PN Parigi Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:24 WIB
Zainal Ahmad dilantik sebagai Ketua PN Parigi Kelas II, menekankan pentingnya integritas, kekompakan, dan pelayanan prima dalam menjalankan tugas./Pengadilan Tinggi Sulteng. (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Zainal Ahmad resmi dilantik sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Parigi Kelas II pada Selasa, 13 Agustus 2024, dalam upacara yang digelar di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Palu.

Sebelumnya, Zainal menjabat sebagai Wakil Ketua PN Bangkalan, Madura, dan kini menggantikan Yakobus Manu sebagai pemimpin baru di PN Parigi.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Nirwana, yang memimpin upacara pelantikan, menekankan pentingnya integritas dan kekompakan dalam menjalankan tugas.

Ia juga berharap Zainal mampu menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh aparat penegak hukum di wilayah Parigi Moutong. Serta menjaga hubungan harmonis dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) setempat.

Menjelang Pilkada di Parigi Moutong, Nirwana menegaskan agar Zainal menjaga independensi dan integritas dalam setiap keputusan yang diambil.

"Sebagai warga pengadilan, kita terikat oleh kode etik yang harus dijaga. Oleh karena itu, integritas dan independensi harus menjadi prioritas utama," ujar Nirwana.

Zainal Ahmad, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada orang tuanya yang hadir meskipun harus menempuh perjalanan jauh dari Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ia juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Parigi Moutong.

"Insya Allah, kami siap melanjutkan legasi dari Pak Yakobus dan menjaga amanah yang telah diberikan," ungkap Zainal.

Sebagai hakim berpengalaman yang pernah bertugas di berbagai daerah, Zainal menekankan pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan kerja.

"Kekompakan memang harus tetap dijaga, dan harapannya semoga kita bisa terus meningkatkan kekompakan itu," katanya.

Zainal Ahmad menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Tadulako pada tahun 1998 dan memulai karier sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Kendari.

Ia pernah bertugas di berbagai pengadilan di Indonesia sebelum dilantik menjadi Ketua PN Parigi Kelas II.

Tags

Terkini