berita

Bawaslu Mamuju Dalami Dugaan Pelanggaran Pemilu, Kehadiran Ketua Partai di Pengukuhan Kades Menjadi Sorotan

Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:29 WIB
Bawaslu Mamuju menyelidiki dugaan pelanggaran Pemilu kehadiran tokoh partai di pengukuhan Kades terus berkoordinasi dengan Bawaslu Sulbar. (Amirullah)

Sulawesitoday - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu Mamuju) kini tengah menyelidiki dugaan pelanggaran Pemilu terkait kehadiran sejumlah tokoh partai politik dalam acara pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Mamuju yang digelar baru-baru ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), beserta beberapa tokoh politik lainnya, termasuk anak SDK, Zulfikar, serta Ketua DPRD Kabupaten Mamuju, Syamsuddin Hatta, dan Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Suraidah Suhardi.

Pada tanggal 21 Agustus 2024, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, Ikhsan, menyatakan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah ada unsur pelanggaran dalam acara tersebut.

Baca Juga: Ganjar Optimistis Potensi Kotak Kosong Mengecil di Pilkada 2024 Usai Putusan MK Ubah Aturan Pencalonan Kepala Daerah

Menurut Ikhsan, pihaknya saat ini masih dalam tahap pendalaman dan terus berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Sulbar untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai langkah apa yang harus diambil.

Ikhsan mengakui bahwa kehadiran tokoh-tokoh partai dalam acara resmi pemerintahan seperti pengukuhan Kades tersebut memang patut dicermati. Namun, sejauh ini Bawaslu Mamuju belum menemukan bukti yang cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak mengetahui apakah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) turut hadir dalam acara tersebut atau tidak, karena hingga kini Bawaslu belum mendapatkan informasi lengkap mengenai undangan kepada Panwascam.

"Sabar kami saat ini masih melakukan pendalaman," ujarnya, menegaskan bahwa Bawaslu Mamuju belum mengeluarkan kesimpulan resmi terkait kasus ini.

Baca Juga: PDIP Nilai Putusan MK Ubah Aturan Pilkada Sebagai Langkah Melawan Dominasi Oligarki Parpol

Ikhsan juga menambahkan bahwa koordinasi dengan Bawaslu Sulbar dilakukan untuk memastikan bahwa proses pengawasan berjalan sesuai prosedur dan tidak ada celah yang terlewat.

Bawaslu Mamuju berjanji akan menyampaikan hasil investigasi tersebut setelah seluruh fakta dan bukti yang diperlukan telah terkumpul dan diverifikasi. Penyelidikan ini menjadi penting mengingat peran Bawaslu sebagai lembaga yang menjaga integritas dan kredibilitas Pemilu di daerah tersebut.

Kehadiran para tokoh partai dalam acara resmi seperti pengukuhan Kades memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat, terutama menjelang masa Pemilu yang semakin dekat.

Hal ini menambah pentingnya peran Bawaslu dalam mengawasi dan memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang berpotensi mempengaruhi jalannya Pemilu.

Baca Juga: PDIP Nilai Putusan MK Ubah Aturan Pilkada Sebagai Langkah Melawan Dominasi Oligarki Parpol

Halaman:

Tags

Terkini