berita

Reaksi Demo Gojek Hari Ini, Para Pengemudi Ojol Desak Pemerintah Mengatur Tarif Layanan Antar Barang dan Makanan

Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:59 WIB
Ribuan ojol di Jabodetabek berdemo hari ini tuntut penurunan biaya potongan aplikasi dan legalisasi pekerjaan ojol. Gojek pastikan layanan normal. #DemoOjol #Gojek #Jabodetabek #TuntutanOjol (Amirullah)

Sulawesitoday - Ribuan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jabodetabek hari ini menggelar aksi demonstrasi untuk menyampaikan sejumlah tuntutan utama mereka kepada pemerintah dan perusahaan aplikasi.

Dalam aksi yang direncanakan berlangsung di beberapa lokasi strategis, termasuk Istana Merdeka, kantor Gojek, dan kantor Grab, para pengemudi ojol menuntut penurunan biaya potongan aplikasi yang dinilai memberatkan serta legalisasi pekerjaan ojol dalam undang-undang yang mengikat.

Pada Kamis, 29 Agustus 2024, sekitar 500 hingga 1000 pengemudi ojol dari berbagai komunitas berpartisipasi dalam aksi ini. Tuntutan mereka berfokus pada dua isu utama: pertama, penurunan biaya potongan aplikasi yang saat ini berkisar antara 20-30%.

Kedua, mereka menuntut agar pekerjaan ojol diatur dalam undang-undang, sehingga dapat memberikan perlindungan hukum yang jelas bagi para pengemudi dan mencegah tindakan sewenang-wenang dari pihak perusahaan aplikasi.

Menanggapi rencana aksi ini, Rosel Lavina, Head of Corporate Affairs Gojek Indonesia, menegaskan bahwa operasional Gojek akan tetap berjalan normal, dan konsumen dapat menggunakan layanan seperti biasa.

Baca Juga: Menyusuri Jalan Menuju Keselamatan: Pandangan Dari Dalam Gojek

Ia juga mengimbau kepada para mitra driver agar tidak terprovokasi dan tetap menjalankan operasionalnya secara normal.

"Kami menegaskan bahwa operasional Gojek akan tetap berjalan normal dan konsumen dapat tetap menggunakan layanan Gojek seperti biasa. Kami juga mengimbau kepada mitra driver agar tidak terprovokasi dan tetap beroperasi seperti biasa," ujarnya.

Rosel juga menyayangkan adanya upaya yang memberi kesan akan terganggunya beberapa layanan Gojek akibat aksi demonstrasi tersebut. “Di sisi lain, kami juga menyayangkan adanya upaya yang memberi kesan akan tidak beroperasinya beberapa layanan kami dikarenakan rencana aksi demonstrasi,” tambahnya.

Reaksi dan Langkah Gojek

Gojek telah menyatakan kesiapan untuk menindak tegas oknum-oknum yang melakukan tindakan merugikan terhadap mitra maupun pelanggan mereka.

Rosel Lavina menyampaikan bahwa Gojek terbuka terhadap aspirasi yang disampaikan oleh para pengemudi, namun menekankan pentingnya penyampaian aspirasi dilakukan secara kondusif dan tertib.

"Gojek akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan tindakan yang merugikan terhadap pelanggan maupun mitra kami," jelasnya.

Baca Juga: KPU Sulteng Ajak Semua Pihak Jaga Kedewasaan dan Sopan Santun di Pilkada Serentak 2024

Halaman:

Tags

Terkini