Sulawesitoday - Seorang pemuda menjadi korban aksi begal motor di Jember saat melintas di dekat Jembatan Semanggi. Kejadian terjadi pada Minggu dini hari, 1 September 2024, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial SA (23) mengalami luka di kepala akibat sabetan senjata tajam.
Pelaku yang berjumlah tiga orang mengendarai motor Honda Vario berwarna hitam saat menghadang korban. Para pelaku diduga mabuk dan membawa senjata tajam saat beraksi di Jalan Bedadung.
Korban yang saat itu sedang berboncengan dengan temannya diserang secara tiba-tiba oleh para pelaku.
Menurut salah seorang saksi di lokasi, korban dihentikan saat turun di dekat Jembatan Semanggi.
“Korban dicegat tiga orang yang naik motor, dan salah satu pelaku membawa celurit,” kata SJ, saksi di lokasi kejadian. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di kepala dan motor miliknya dibawa kabur.
Korban bersama temannya langsung dibantu warga sekitar untuk dibawa ke Klinik Suherman. Motor Honda Beat milik korban dengan nomor polisi P 4643 QW juga dibawa kabur oleh para pelaku. Polisi telah menerima laporan resmi dari korban terkait perampasan ini.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al-Qarni mengatakan, para pelaku masih dalam proses penyelidikan.
“Identitas pelaku sudah kami kantongi, dan kami akan segera melakukan penangkapan,” ungkapnya saat dikonfirmasi. Polisi juga telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut.
Peristiwa pembegalan ini terekam dalam video yang kemudian Viral di Medsos. Korban dalam kondisi berlumuran darah saat dievakuasi oleh warga setempat. Polisi meyakini, pelaku lebih dari satu orang dan diduga merupakan kelompok yang sering melakukan aksi serupa.
Saksi di lokasi menambahkan bahwa para pelaku kabur ke arah SMPN 2 Jember. Warga sekitar sempat melihat para pelaku melarikan diri menuju arah stasiun Jember. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus ini untuk menangkap para pelaku.
Tindakan cepat warga dalam membantu korban telah menyelamatkan nyawanya meski mengalami luka parah di kepala. Korban juga masih menjalani perawatan intensif di klinik terdekat. Polisi berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku tertangkap.