berita

Tim Imigrasi Sisir WNA di Resort Kepulauan Togean, Sulteng, Pemeriksaan Tak Temukan Pelanggaran

Jumat, 6 September 2024 | 18:39 WIB
Tim Imigrasi Sulawesi Tengah menyisir resort di Kepulauan Togean untuk memeriksa WNA, tidak menemukan pelanggaran, dan menegaskan pentingnya pengawasan berkala. #Imigrasi #KepulauanTogean #WNA (Amirullah)

Sulawesitoday – Tim Imigrasi melakukan pemeriksaan di beberapa resort di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, untuk memastikan warga negara asing (WNA) mematuhi aturan. Operasi gabungan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 September 2024 dan tidak menemukan pelanggaran imigrasi.

Pemerintah berkomitmen untuk menjaga keamanan di kawasan wisata dengan pengawasan berkala terhadap aktivitas WNA.

Tim Imigrasi Sulawesi Tengah sukses menggelar operasi gabungan di kawasan wisata Kepulauan Togean dari tanggal 3 hingga 6 September 2024. Operasi ini dilakukan untuk memastikan warga negara asing (WNA) yang menginap di beberapa resort mematuhi aturan imigrasi yang berlaku.

Tim tidak menemukan pelanggaran selama operasi berlangsung.

Baca Juga: Penangkapan Dua WNA China di Palu: Penambangan Tanpa Izin Rugikan Negara Rp 11 Miliar

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, memimpin langsung pemeriksaan di empat resort. Resort yang menjadi fokus pemeriksaan adalah Sera Beach, Bahia Tomini, Lestari, dan Kadidiri Paradise.

Sebanyak 41 WNA tercatat menginap di resort-resort tersebut.

Jumlah WNA yang terdaftar selama pemeriksaan terdiri dari 11 orang di Sera Beach, 9 orang di Bahia Tomini, 1 orang di Lestari, dan 20 orang di Kadidiri Paradise. Pemeriksaan berjalan lancar dan tidak ditemukan pelanggaran terkait dokumen keimigrasian. “Kami memastikan semua aktivitas mereka sesuai aturan,” ujar Arief Hazairin Satoto.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, mengapresiasi kelancaran operasi gabungan ini. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bukti komitmen pemerintah untuk menjaga ketertiban di daerah wisata.

Hermansyah juga menekankan pentingnya koordinasi antar instansi guna meningkatkan pengawasan.

Hermansyah menambahkan bahwa operasi seperti ini akan dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas wilayah. Ia berharap dengan adanya kolaborasi lintas instansi, keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata Sulawesi Tengah bisa terus terjaga. Pemerintah akan terus berupaya menciptakan suasana yang aman dan tertib.

Selain itu, Divisi Keimigrasian juga berkoordinasi dengan pihak keamanan dan pengelola resort. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap WNA yang berkunjung ke Kepulauan Togean.

Koordinasi ini dianggap penting untuk menjaga keamanan baik bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Operasi gabungan kali ini melibatkan Kantor Imigrasi Palu dan Imigrasi Banggai. Tim gabungan menyusun laporan hasil pemeriksaan yang akan dijadikan bahan evaluasi untuk operasi selanjutnya. Laporan tersebut akan membantu meningkatkan kualitas pengawasan di masa mendatang.

Halaman:

Tags

Terkini