berita

Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Grogol Petamburan Kocar-Kacir Dikejar Polisi Viral di Medsos, Beberapa Ditangkap dan Tuai Beragam Komentar Netizen

Kamis, 12 September 2024 | 13:54 WIB
Polisi mengejar dan menangkap beberapa pelajar yang diduga hendak tawuran di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada 12 September 2024. #PolisiAmankanPelajar (Amirullah)

Sulawesitoday - Sekelompok pelajar yang diduga hendak tawuran berhasil diamankan polisi di kawasan Jalan Hadiah, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis, 12 September 2024. Insiden ini bermula ketika pihak kepolisian mencurigai adanya gerombolan pelajar yang berkumpul di lokasi tersebut.

Polisi langsung bergerak cepat untuk membubarkan kerumunan tawuran pelajar tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. Saat hendak dihampiri, para pelajar tersebut justru kocar-kacir melarikan diri, mengindikasikan adanya rencana tawuran.

Beberapa pelajar berhasil diamankan dalam pengejaran tersebut, meskipun sebagian lainnya berhasil melarikan diri. Polisi masih mendalami motif di balik berkumpulnya para pelajar tersebut di lokasi yang dikenal sebagai area rawan tawuran.

Menurut salah satu netizen yang menyaksikan kejadian tersebut, ada pelajar yang memilih kabur saat polisi mendekat. "Awokawok tawuran berani, giliran sama polisi takut gimana sih tong ah," kata seorang pengguna media sosial.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan Mobil Box dan Empat Motor, Dua Pengendara Terluka pada Kamis Pagi di Flyover Pesing Jakarta Barat

Kepolisian menduga bahwa mereka membawa senjata tajam (sajam) yang biasa digunakan dalam aksi tawuran. "Andai anda tau, di motor bisa jadi banyak Sajam, dan juga kalo ditangkap tebus motornya lumayan," tambah seorang netizen lain yang berkomentar di media sosial.

Namun, ada juga netizen yang memberikan kritik terhadap upaya pengejaran tersebut, menyoroti bahwa beberapa pelajar yang berusaha kabur dengan sepeda motor tidak tertangkap. "Lah yg dikejar yg bawa motor, yg lari di diemin," tulis netizen.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menindak tegas pelajar yang terlibat dalam tawuran. Mereka menegaskan bahwa tindakan seperti ini sangat berbahaya, terutama jika melibatkan senjata tajam yang bisa berakibat fatal.

Kasus tawuran antar pelajar bukanlah hal baru di wilayah Grogol Petamburan, yang sudah beberapa kali menjadi lokasi bentrokan antar kelompok pelajar. Tawuran seringkali terjadi di jam pulang sekolah atau sore hari saat lalu lintas mulai lengang.

Beberapa warga setempat juga merasa khawatir atas kejadian ini. Mereka berharap pihak berwajib dapat terus memperketat pengawasan di area tersebut agar tawuran dapat dicegah sejak dini.

Netizen lainnya berharap polisi tidak hanya fokus pada tawuran antar pelajar, tetapi juga meningkatkan upaya pengejaran terhadap pelaku kejahatan lainnya di wilayah tersebut. "Andai ngejar kriminal yg lain effortnya sama kaya gini," tulis seorang pengguna media sosial.

Pada saat kejadian, polisi mengimbau agar warga sekitar tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerombolan pelajar yang mencurigakan. Hal ini diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya tawuran di kemudian hari.

Tawuran antar pelajar kerap memakan korban jiwa atau luka-luka, sehingga polisi berharap peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan. “Lah lu kira tawuran bukan tindakan kriminal kalo ada korban jiwa,” komentar seorang netizen.

Halaman:

Tags

Terkini